SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Ilustrasi. /Antarafoto-Aswaddy Hamid
Harianjogja.com, SLEMAN- Rumah Sakit rujukan untuk penanganan pasien Covid-19 di wilayah Sleman bertambah. Selain RSUP Dr Sardjito, 10 rumah sakit lainnya saat ini diberi kewenangan untuk menangani pasien Covid-19.
Kesepuluh rumah sakit rujukan tambahan tersebut, meliputi RSUD Sleman, RSUD Prambanan, RS Hermina, RS JIH, RS Pantirini dan RS PDHI. Selain itu, RS Sakina Idaman, RS PKU Gamping, RS Bhayangkara, dan RSA UGM juga turut membantu peranan pasien Covid-19.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sleman Novita Krisnaeni berharap dengan penambahan RS rujukan tersebut pasien dengan Covid-19 bisa ditanyai lebih maksimal. "Masyarakat bisa lebih mudah mengakses penanganan virus Covid-19 ini. Bisa lebih cepat lagi penanganannya sehingga tidak terjadi wabah," katanya, Jumat (20/3/2020).
Dia menjelaskan, seluruh SDM di RS rujukan tersebut sudah mendapatkan bimbingan teknis (bimtek) terkait penanganan Virus Covid-19. Dinkes misalnya memberikan bimtek supaya tenaga medis bisa mengambil sampel swap tenggorok. Sampel yang diambil kemudian diperiksa ke laboratorium khusus (BTKL).
"Jadi rumah sakit yang ditunjuk ini bukan untuk memeriksa virusnya. Rumah sakit ini membantu menangani pasien yang diduga memiliki virus Covid-19 ini," katanya.
Hal senada disampaikan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Wisnu Murti Yani. Menurutnya, kesepuluh rumah sakit rujukan tersebut sudah dilengkapi dengan ruang isolasi. "Kesepuluh rumah sakit itu sudah memiliki ruang isolasi yang exhausted, udara bisa dibawa lari ke luar, itu bisa dipakai. Tetapi kalau yang sudah positif Covid-19, memang dianjurkan untuk menggunakan ruang isolasi khusus," katanya.
Dinkes Sleman terus bergerak cepat melakukan berbagai upaya untuk antisipasi penularan Covid-19. Terutama untuk mengantisipasi jika terjadi lonjakan kasus Covid-19 khususnya Pasien Dalam Pengawasan (PDP), maka penanganannya tidak hanya diserahkan ke RSUP Sardjito.
"Kalau harus menunggu dari Sardjito kan kasihan. Kami siapkan rumah sakit yang sanggup merawat, memiliki ruang isolasi, SDMnya memadai dan memiliki kemampuan mengambil sampel swab untuk dikirim ke BTKL,” kata Kepala Dinkes Sleman Djoko Hastaryo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang berdampak pada 10 hektare lahan. Sebanyak 11 truk pemadam dan alat berat dikerahkan.
Indonesia unggul 6-1 atas Bangladesh di babak pertama FIFA Asean Cup 2026. Mitchell Baker mencetak empat gol untuk skuad Garuda.
Kebakaran Trans Home Sleman menewaskan diduga dua korban yang ditemukan berdekatan di lantai tiga dan dievakuasi ke RS Bhayangkara.
UMBY menyiapkan akreditasi Unggul dengan meningkatkan mutu, fasilitas, dan SDM, sekaligus mengajukan Magister Manajemen dan S-3 Psikologi.
Polri memanfaatkan data satelit dan Crisis Monitoring Center untuk mempercepat deteksi karhutla selama Operasi Aman Nusa II 2026.