Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 11 Juli 2026, Ini Lokasinya
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Foto ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, SLEMAN - Hasil penelusuran lokasi penularan virus Covid-19 (tracing) yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman terhadap pasien almarhum Guru Besar UGM Iwan Dwiprahasto mulai terjawab. Iwan diduga terpapar virus Corona saat berada di Jakarta.
Kepala Dinkes Sleman Djoko Hastaryo menjelaskan hasil tracing yang dilakukan sementara menyimpulkan Iwan terpapar virus Corona setelah pulang dari Jakarta. Di Jakarta, saat itu, Iwan menghadiri sebuah acara resepsi yang juga dihadiri oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
Beberapa hari setelah kegiatan kondangan tersebut, Basuki diisukan terpapar virus Corona meskipun belakangan hasilnya dinyatakan negatif. Berbeda dengan Basuki, Iwan justru dinyatakan positif sebagai pasien dengan Covid-19.
"Itu kunjungan terakhir almarhum dari Jakarta, setelah menghadiri kondangan [resepsi pernikahan]. Itu resepsi yang juga dihadiri pak menteri [Basuki]. Kalau sebelumnya sudah biasa ke luar negeri, tapi itu sudah lama," kata Djoko, Selasa (24/3/2020).
Joko menyebut, pasien meninggal dunia setelah terpapar virus Covid-19 dimungkinkan karena sebelumnya memiliki penyakit penyerta. Dugaan tersebut dikuatkan setelah Dinkes meneliti jejak rekam medis Iwan. Namun Djoko tidak menjelaskan penyakit penyerta yang diidap Iwan.
"Sebelum kena virus [Covid-19] dia sudah sakit. Itu yang terlacak dari rekam medisnya. Jadi ada informasi dari rekam medis tetapi tidak boleh dipublikasi," katanya.
Adapun keluarga Iwan, kata Djoko, juga masuk dalam pemantauan Dinkes saat itu. Dinkes bahkan sempat mengisolasi rumah dan keluarganya. Hal itu dilakukan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Tracing juga dilakukan di Kampus UGM karena sebagian besar kegiatan Iwan berada di Kampus.
"Hasil penelusuran sudah kami kirimkan ke Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi DIY. Setahu saya, keluarga dan lainnya tidak ada yang positif," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Iwan Dwiprahasto salah seorang Guru Besar UGM dirujuk ke RSUP Dr Sardjito dengan status positif Covid-19 pada 15 Maret lalu. Iwan mendapatkan perawatan sesuai protokol dan standar penanganan Covid-19. Selama menjalani perawatan, Iwan di tempatkan di ruang isolasi khusus.
Pada Selasa (24/3/2020) pukul 00.04 WIB, Iwan dinyatakan meninggal dunia. Iwan kemudian dimakamkan di Pemakaman Sawit Sari UGM sesuai protokol penguburan pasien Covid-19. "Kalau dikelola dengan baik pasien Corona bisa sembuh. Hanya saja ada faktor penyulitnya untuk sembuh. Misalnya faktor usia di atas 60 tahun atau di bawah lima tahun. Termasuk punya penyakit penyerta atau tidak," kata Djoko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Ekspor ilegal 3,4 ton merkuri senilai Rp17,5 miliar dari Surabaya menuju Burkina Faso berhasil digagalkan Bea Cukai dan Polri.
Rangkaian turnamen regional Haier-AQUA SEA Badminton Final 2026 di Vietnam resmi berakhir dengan raihan prestasi membanggakan bagi kontingen Indonesia.
Sidang gugatan PMH terkait pengalihan kepemilikan CV Art Fashion di PN Bantul memasuki babak baru. Tergugat menyampaikan jawaban sekaligus mengajukan gugatan.
BPBD Kulonprogo mulai mendistribusikan air bersih sejak awal Juli 2026 akibat kekeringan. SK Siaga Darurat disiapkan untuk mengakses dana BTT.
Eko Suwanto Desak Pemda se-DIY Wujudkan Sungai Aman Bencana dan Antisipasi Dampak Musim Kemarau