Pilur Gunungkidul 2026: 122.887 Calon Pemilih Masih Diverifikasi
Sebanyak 122.887 warga masuk daftar calon pemilih Pilur Gunungkidul 2026. Data masih diverifikasi sebelum ditetapkan sebagai DPT.
Foto ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Sejumlah warga di Desa Bendung, Kecamatan Semin, harus rela menunda acara resepsi pernikahan yang rencananya digelar dalam waktu dekat. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19
Kepala Desa Bendung, Didik Rubiyanto, mengatakan upaya pencegahan Corona terus disosialisasikan ke masyarakat. Salah satu cara yang dilakukan dengan mengurangi acara yang melibatkan banyak banyak orang seperti acara hajatan pernikahan. Menurut dia, sosialisasi melibatkan personel dari Polsek Semin. “Kami ingin berpartisipasi dalam upaya pencegahan Corona sehingga sosialisasi terus dilakukan,” kata Didik, Kamis (26/3/2020).
Dijelaskannya, imbauan dan sosialisasi yang dilakukan mulai ditaati warga. Hal ini terbukti dengan adanya beberapa warga yang secara sukarela menunda acara resepsi pernikahan. Didik mengungkapkan jika mengacu pada sistem penanggalan Jawa, Bulan Ruwah atau Sya’ban menjadi waktu yang baik untuk menyelenggarakan acara hajatan atau resepsi. “Tapi berhubung ada pandemi, maka acara ditunda sementara waktu. Total hingga sekarang [Kamis] sudah ada tiga warga di Desa Bendung yang menunda acara resepsi,” katanya.
Didik menjelaskan penundaan bukan berarti acara resepsi batal, tetapi hanya dipindah di waktu yang lebih memungkinkan. “Kalau sekarang kurang pas karena bisa menjadi penyebab penyebaran Covid-19. Setelah kami jelaskan, warga mengerti dan bisa memahaminya,” kata Didik.
Selain penundaan resepsi pernikahan atau hajatan lainnya, Pemdes Bendung juga menggelar penyemprotan cairan disinfektan. Upaya ini dilakukan mulai Rabu (25/3) dengan menyasar jalan, area sekolah, rumah warga hingga tempat ibadah. “Ini bagian upaya kami untuk mencegah penyebaran Corona,” ujarnya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Suhadi. Menurut dia, jajarannya terus berupaya mencegah penyebaran virus Corona, salah satunya dengan menyosialisasikan untuk tidak menggelar acara yang mendatangkan banyak orang. “Kami mengimbau agar acara hajatan atau resepsi pernikahan ditunda dan dilaksanakan saat kondisi sudah benar-benar aman,” katanya.
Untuk jumlah warga yang menunda acara hajatan, Suhadi mengakui sudah ada tetapi belum memerinci karena masih fokus mendata pemudik yang pulang dari luar daerah. “Yang jelas, kami berharap agar imbauan bisa ditaati,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 122.887 warga masuk daftar calon pemilih Pilur Gunungkidul 2026. Data masih diverifikasi sebelum ditetapkan sebagai DPT.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
UGM mendorong penguatan blue food sebagai solusi ketahanan pangan nasional di tengah proyeksi kenaikan kebutuhan protein hingga 67% pada 2050.
Bea Cukai Kudus menerapkan ultimum remidium terhadap tujuh kasus rokok ilegal dengan total denda Rp582,71 juta sepanjang semester I/2026.
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.
Sebanyak 11 SPPG di Sleman menghentikan operasional sementara akibat kendala renovasi, IPAL, dan administrasi.