Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Hari Ini di Siraman Wonosari
SIM keliling Gunungkidul hari ini hadir di Balai Kalurahan Siraman, Wonosari. Cek jadwal lengkap SIMMADE, SIMPITU, dan SIM Station.
Ilustrasi/Reuters-Dado Ruvic
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY melaporkan penambahan satu kasus positif Covid-19 pada Minggu (5/4/2020). Saat ini, tercatat 35 kasus positif infeksi Corona di DIY.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih mengatakan berdasarkan laporan hasil uji laboratorium Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) satu tambahan pasien yang positif terinfeksi Corona adalah remaja berusia 18 tahun asal Gunungkidul.
“Penambahan jumlah kasus Covid-19 terkonfirmasi positif tanggal 5 April 2020 sebanyak satu kasus. Tercatat Kasus 36, laki-laki, 18 tahun, warga Gunungkidul,” ujar dia, Minggu.
Selain itu, terdapat satu pasien positif Covid-19 di DIY yang meninggal dunia pada Minggu hari ini.
Berty mengatakan pasien yang meninggal tersebut adalah pasien yang diidentifikasi sebagai Kasus 14. Pasien tersebut berjenis kelamin laki-laki dan meninggal dunia di usia 71 tahun. Selain satu pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia hari ini, ada pula pasien dalam pengawasan (PDP) yang belum diambil swab. Pasien tersebut berjenis kelamin perempuan, berusia 88 tahun warga Kulonprogo. Jumlah PDP seluruh DIY total 334 orang, sedangkan yang menjalani rawat inap sebanyak 124 orang.
"Sebanyak 190 pasien menunggu hasil laboratorium, tujuh meninggal dunia. Hasil laboratorium negatif berjumlah 109 orang, tiga di antara mereka meninggal dunia," ucapnya.
AH, pasien yang meninggal dalam usia 71 tahun pada Minggu pagi akibat penyakit Covid-19 sudah mempunyai penyakit kronis yang berat, yakni gagal ginjal dan lekeumia.
Pria asal Kecamatan Kasihan, Bantul, tersebut meninggal dunia di Rumah Sakit Panti Rapih.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso mengatakan pasien tersebut terinfeksi virus Corona setelah pulang dari Singapura untuk mengobati penyakit kronisnya. “Keluarga yang berkontak erat dengan pasien sampai saat ini tetap dipantai sampai selesai 14 hari sejak kontak terakhir,” kata Oky.
Sebelum diisolasi di Panti Rapih, pasien itu tinggal bersama anaknya di Kadipiro, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. Namun, berdasarkan alamat yang tertera di kartu tanda penduduk (KTP), pasien tersebut berasal dari Gondokusuman, Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SIM keliling Gunungkidul hari ini hadir di Balai Kalurahan Siraman, Wonosari. Cek jadwal lengkap SIMMADE, SIMPITU, dan SIM Station.
UPNV Jogja menonaktifkan lima dosen terkait dugaan kekerasan seksual. Seluruh aktivitas Tridharma dihentikan selama proses investigasi.
BP BUMN dan Kemnaker memperkuat sinergi transformasi BUMN dengan memastikan perlindungan pegawai dan hubungan industrial tetap sehat.
Dinsos Kulonprogo mencoret 40 penerima KKS setelah validasi, termasuk ASN, warga mampu, hingga data tidak valid.
Aktivitas Gunung Sinabung meningkat ditandai tremor dan gempa vulkanik. PVMBG minta warga waspada potensi erupsi.
Ekonom UGM kritik rencana penutupan prodi tak relevan industri. Pendidikan tinggi dinilai harus tetap fokus pada ilmu dan masa depan.