WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Antrean truk pengangkut sampah di TPST Piyungan, Bantul, Rabu (8/4/2020).Harian Jogja-Hery Setiawan
Harianjogja.com, JOGJA - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja, Suyana, mengatakan pengelola TPST Piyungan menutup layanan selama tiga hari dikarenakan salah satu alat beratnya rusak, sehingga tidak bisa menguruk tanah.
“Tapi kami masih coba nego kalau bisa jangan tiga hari,” ujarnya, Suyana, Rabu (8/4/2020).
Ia mengungkapkan pada Rabu (8/4/2020) pagi masih ada truk dari DLH DIY yang sempat membuang sampah ke TPST Piyungan sebelum ditutup. Akibat ditutupnya TPST Piyungan, sampah pada Selasa (7/4/2020) tidak bisa diambil. Untuk menghindari membludaknya sampah di depo, ia mengimbau masyarakat untuk menahan dulu sampahnya di rumah.
Volume sampah dan kualitas udara pada minggu ini kata dia, mulai kembali seperti kondisi normal. Sebelumnya saat kemunculan Covid-19 di Jogja dan masyarakat mulai mengurangi aktivitasnya, volume sampah turun sekitar 30% dan polusi udara rendah.
“Minggu ini sudah mulai tidak tertib," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Garebeg Besar Jogja digelar sederhana. Sultan HB X sebut penghematan jadi alasan, tanpa kurangi nilai sakral.
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.
Mahasiswa asal Boyolali membawa kabur motor pemuda Sleman bermodus ajak memancing setelah berkenalan lewat TikTok.