Modus Tukar Uang, 2 WNA Gasak Rp4,2 Juta di Gunungkidul
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Ilustrasi pedagang beras/JIBI-Solopos-Sunaryo Haryo Bayu
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, membuat lumbung pangan desa. fasilitas ini dibentuk untuk menyediakan kebutuhan pangan bagi warga yan melakukan isolasi mandiri.
Kepala Seksi Pemerintahan Desa Sidoharjo, Eka Sulistiana, menyatakan fasilitas lumbung pangan berada di balai desa. Menurut dia, lumbung pangan ini bukan hal baru karena zaman dahulu pernah dibuat fasilitas yang sama. “Kami hidupkan kembali apalagi saat ini ada wabah Corona,” kata Eka kepada wartawan, Rabu (29/4/2020).
Menurut dia, antusiasme warga untuk berpartisipasi dalam program ini sangat tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya petani yang menyumbangkan beras yang dimiliki. Selain itu, ada peternak ayam petelur memberikan telur, dan pemilik warung menyumbang bahan pangan yang tidak mudah basi. Total hingga saat ini sudah ada satu ton beras, 30 dus mi instan, 60 kilogram telur ditambah sarden dan gula pasir.
Eka menjelaskan lumbung pangan dipersiapkan untuk membantu masyarakat yang harus isolasi mandiri. Langkah ini diambil bagi pemudik yang datang dari luar daerah seperti Jabodetabek, Surabaya, Riau, dan Jawa Tengah. “Secara keseluruhan saat ini ada sembilan orang yang menjalani isolasi mandiri,” katanya.
Setiap warga yang menjalani isolasi diberikan paket sembako berisi lima kilogram beras, 10 bungkus mi instan, gula pasir, sarden serta teh. Paket itu diberikan setiap empat hari sekali. Ke depan lumbung pangan ini juga diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan mereka tercecer dari jaring pengaman sosial. “Jadi tidak hanya dimanfaatkan saat Corona, tetapi juga sebagai jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Heri Nugroho, mengatakan Pemkab berencana memberikan jaringan pengaman sosial berupa jatah hidup kepada masyarakat. Hanya, ia belum tahu persis kapan bantuan mulai disalurkan. “Hari ini [Rabu] baru dikomunikasikan dengan Pemkab. Mudah-mudahan bantuan bisa segera dicairkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Rupiah menguat ke Rp17.653 per dolar AS di tengah penguatan dolar global dan sentimen suku bunga The Fed serta konflik Timur Tengah.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah Indonesia berpotensi hujan ringan hingga petir pada Kamis, termasuk Jawa dan Sumatra.
Volvo EX90 resmi meluncur di Indonesia dengan harga Rp2,5 miliar. SUV listrik premium ini punya jarak tempuh hingga 600 km.
Kemendag meminta klarifikasi Shopee terkait aduan konsumen PMSE, mulai barang tak sesuai hingga kendala pembayaran digital.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2