Lima Bulan, Investasi di Gunungkidul Tembus Rp394 Miliar
Investasi di Gunungkidul mencapai Rp394,04 miliar hingga Mei 2026 dan menyerap 7.147 tenaga kerja. Sektor industri menjadi penyumbang investasi terbesar.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan tes cepat (rapid test) Corona massal sudah menyasar 1.163 warga. Hasilnya 71 orang dinyatakan reaktif terhadap Covid-19.
“31 orang di antara mereka adalah merupakan tenaga medis yang bertugas di Gunungkidul,” kata Dewi kepada wartawan, Senin (18/5/2020).
Menurut dia, hasil tes cepat reaktif ini sudah ditindaklanjuti dengan pengambilan swab. Tes swab dilakukan untuk memastikan apakah warga terinfeksi Corona atau tidak. “Hasilnya sudah ada yang keluar. Untuk tim medis, sembilan orang dinyatakan negatif. Sedangkan sisanya masih dalam proses pengujian,” katanya.
Dewi mengatakan data pasien positif Corona ada perubahan. Awalnya di Gunungkidul ada 29 kasus, tetapi diubah karena satu pasien merupakan warga asli dari Sleman sehingga kembalikan ke tempat asal. “Jadi hanya ada 28 kasus,” katanya.
Total hingga saat ini masih ada empat pasien positif Covid-19 yang diopname. Adapun pasien yang dinyatakan sembuh ada 23 orang. “Untuk satu pasien meninggal dunia,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investasi di Gunungkidul mencapai Rp394,04 miliar hingga Mei 2026 dan menyerap 7.147 tenaga kerja. Sektor industri menjadi penyumbang investasi terbesar.
Pemerintah bangun 100 Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 untuk pemerataan pendidikan, termasuk di IKN dan berbagai daerah.
DPP PKB menetapkan pengurus DPC PKB DIY 2026-2031. Seluruh posisi sekretaris di lima kabupaten/kota diisi kader perempuan.
Pemerintah kaji pemangkasan anggaran MBG Rp268 triliun. Fokus pada efisiensi dan tepat sasaran penerima.
DPRD Kota Yogyakarta mempercepat pembahasan Raperda Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan dengan skema restitusi yang diperluas.
Pemkab Kebumen dan Bank Jateng jajaki kerja sama strategis untuk dorong ekonomi, UMKM, dan investasi daerah.