Hantavirus Belum Ditemukan di Gunungkidul, Warga Tetap Diminta Waspada
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Rektor UNY, Sutrisna Wibawa (kiri) bersama Ketua DPD PAN Bantul Mahmud Ardi Widayanto, berfoto bersama untuk maju dalam Pilkada Gunungkidul./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Rektor Universitas Negeri Yogyakart (UNY), Sutrisna Wibawa, mantap untuk maju bersama dengan Ketua DPD PAN Bantul, Mahmud Ardi Widanto, dalam Pilkada 2020 di Kabupaten Gunungkidul. Guna memuluskan langkah, pasangan ini siap membangun koalisi besar.
Sutrisna Wibawa mengaku hingga saat ini sudah mendapatkan dukungan dari tiga partai yakni PAN, Gerindra dan Partai Keadilan Sejahter (PKS). Khusus untuk PAN, ia mengaku sudah mendapatkan rekomendasi untuk maju bersama-sama dengan Ardi sejak 17 April lalu. Sedangkan untuk Gerindra, ia diminta mencari pasangan maju dalam pilkada sejak 20 Maret 2020. “Untuk PKS, saya sudah ada kontrak politik dan tidak lama lagi akan medapatkan rekomendasi untuk maju,” kata Sutrisna kepada wartawan, Rabu (27/5/2020).
Dengan adanya tiga partai yang siap mendukung, maka pasangan Sutrisna-Ardi mendapatkan dukungan sebanyak 14 kursi di DPRD Gunungkidul. Jumlah ini terhitung besar karena melebihi dukungan dari pasangan lain. “Dengan 14 kursi, maka kami memiliki koalisi paling besar,” katanya.
Dukungan terhadap pasangan ini masih berpotensi bertambah, menyusul adanya kabar Partai Demokrat yang siap merapat. “Komunikasi intensif terus dijalin. Jadi, dengan masuknya Demokrat maka kami memperoleh dukungan 17 kursi di DPRD Gunungkidul sehingga memiliki koalisi yang besar,” katanya.
Sutrisna menyakini dukungan yang besar ini lebih mempermudah dalam upaya pemenangan di pilkada. “Kami terus bergerak ke masyarakat dengan melakukan aksi nyata,” katanya.
Hal senada diungkapkan oleh Ardi, bakal calon wakil bupati pasangan Sutrisna Wibawa. Menurut dia, untuk PAN sudah solid karena sudah mendapatkan rekomendasi untuk maju di Pilkada Gunungkidul. “Saya bersama profesor [Sutrisna Wibawa] sudah satu visi untuk maju bersama,” katanya.
Ardi menuturkan di pilkada tahun ini PAN memiliki tantangan besar. Hal itu dikarenakan target tinggi agar bisa mengamankan kursi kepala daerah untuk keempat kalinya secara beruntun. “Kami siap mengoptimalkan sayap partai dan sukarelawan yang dimiliki PAN. Jadi, kami optimistis bisa memenangkan pertarungan dalam pilkada,” katanya.
Untuk mengenalkan diri ke masyarakat, pasangan ini terus melakukan sosialisasi ke masyarakat, baik melalui aksi sosial maupun upaya pencegahan dan penanggulangan Corona. Selama Ramadan pasangan ini menyalurkan 1.800 paket sembako, 15.000 masker hingga penyerahan bantuan ratusan alat perlindungan diri untuk petugas medis. “Kami terus bergerak sebagai upaya pemenangan dalam pilkada,” kata Ardi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.