Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi difabel/Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Pandemi Covid-19 berdampak pada hampir seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Kaum difabel tidak hanya merasakan dampak ekonomi, tapi juga akses informasi yang menyulitkan.
Dalam kajian cepat yang dilakukan Jaringan Organisasi Penyandang Disabilitas Respons Covid-19, sebanyak 86% responden yang bekerja di sektor informal mengalami pengurangan pendapatan mencapai 50-80% selama pandemi.
“Difabel menjadi masyarakat yang paling rentan di masa pandemi ini, sehingga membutuhkan kebijakan dan penanganan yang inklusif sesuai dengan ragam disabilitasnya,” tutur Jonna Aman Damanik, salah satu peneliti dan inisiator Jaringan Organisasi Penyandang Disabilitas Respon Covid-19, Selasa (9/6/2020).
Penelitian ini melibatkan 1.683 responden yang mewakili seluruh ragam disabilitas dari 216 kota maupun kabupaten di 32 provinsi. Beberapa aspek yang ditilik dalam penelitian ini meliputi sosial, ekonomi dan pendidikan.
Dilihat dari penerimaan jaring pengaman sosial, hanya 35,40% responden mendapatkan subsidi listrik; 5,16% memperoleh subsidi PAM/PDAM; 4,53% yang menerima bantuan langsung tunai (BLT); 11,36% yang menerima bantuan program non tunai (BPNT); dan 13,03% untuk penerimaan program keluarga harapan (PKH).
Sementara itu, partisipasi penyandang disabilitas pada program ketenagakerjaan padat karya hanya mencapai 1,95%. "Melihat rendahnya penerimaan program jaring pengaman sosial, bisa dipastikan bahwa ekonomi difabel, terutama sektor informal, membutuhkan perhatian serius dalam pemulihannya," ujarnya.
Dalam penerimaan informasi hanya 60,55% responden yang memperoleh informasi yang cukup mengenai Covid-19 dan protokol pencegahannya. Padahal, sebesar 11.6% responden mempunyai penyakit penyerta atau komorbid yang mengakibatkan kerentanan terpapar Covid-19.
Ketua Umum Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (Perdik), Ishak Salim, mengatakan sebesar 67,97% responden dari segala jenis disabilitas mengalami kesulitan dalam menjalankan pembelajaran jarak jauh. "Karena kondisi keluarga ,bahkan ada yang tidak bisa belajar sama sekali," katanya.
Beberapa alasan yang menyebabkan sistem belajar daring terhambat meliputi situasi di rumah yang kurang mendukung, kesulitan sinyal, kesulitan biaya untuk mengusahkan paket data, sistem belajar yang tidak aksesibel, serta tidak ada pendamping di rumah karena orang tua bekerja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Senin 7 September 2026 tersedia ke sejumlah tujuan. Tarif promo YIA-Jogja Rp50.000 berlaku hingga September.
Raperda RTRW Gunungkidul disepakati DPRD dan bupati untuk ditetapkan menjadi perda. Regulasi baru diharapkan mendorong investasi yang taat aturan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 7 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jadwal lengkap Yogyakarta-Palur dan tarif KRL Rp8.000.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 7 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap dari pagi hingga malam.
Bandara Soekarno-Hatta ditutup hingga 08.59 WIB, Senin 7 September 2026, imbas erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik.