Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Sebanyak delapan dari 10 kasus positif Covid-19 di DIY yang dilaporkan pada Jumat (12/6/2020) merupakan siswa sekolah kepolisian.
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY melaporkan 10 penambahan kasus positif pada Jumat (12/6). Delapan dari 10 kasus ini merupakan hasil tracing Polda DIY. Sementara satu kasus dinyatakan sembuh dan dua pasien dalam pengawasan (PDP) dilaporkan meninggal.
Juru Bicara Pemerintah Daerah (Pemda) DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menuturkan penambahan kasus positif ini meliputi Kasus 255, laki-laki 25 tahun warga Sleman; Kasus 256, lali-laki 36 tahun warga Bantul; Kasus 257, laki-laki 39 tahun warga Sleman; Kasus 258, laki-laki 37 tahun warga Sleman; Kasus 259, laki-laki 34 tahun warga Sleman; Kasus 260, laki-laki 33 tahun warga Sleman; Kasus 261, laki-laki 36 tahun warga Bantul; Kasus 262, laki-laki 35 tahun warga Kota Jogja; Kasus 263, laki-laki 34 tahun warga Kota Jogja; dan Kasus 264, laki-laki 36 tahun warga Bantul.
Laporan ini merupakan hasil tes dari 186 sampel dan 115 orang. "Kasus 255 riwayatnya perjalanan dari Demak, Kasus 256 sampai 263 hasil tracing kontak dengan Polda DIY, lalu kasus 264 riwayat perjalanan dari Surabaya," ujarnya.
Ia mengungkapkan berdasarkan laporan rumah sakit, delapan kasus dengan kontak Polda DIY merupakan siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) yang pulang ke Sekolah Polisi Negara (SPN) Bantul. Sebagian besar kondisinya orang tanpa gejala (OTG).
Mereka diketahui positif setelah dilakukan rapid tes di SPN karena ada salah satu siswa di SIP lain yang positif, yakni Kasus 239. Dari tracing tersebut, ditemukan sembilan orang reaktif, setelah diswab, delapan diantatanya positif.
Kadiv Humas Polda DIY, Kombes Pol Yulianto, mengungkapkan delapan polisi tersebut dipulangkan ke SPN Bantul karena di SIP Sukabumi ditemukan kasus positif. "Dikembalikan ke Polda masing-masing. Mereka belajar daring dari SPN," ujarnya.
Dengan penambahan ini, maka total kasus positif DIY menjadi 262 kasus, dengan 196 kasus telah sembuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Pemerintah membentuk posko terpadu untuk menangani gempa NTT dan mempercepat pemulihan jalan, jembatan, rumah sakit, listrik, serta internet.
Dua Pos Lantas di Surabaya dilempari bom molotov. Polisi menangkap pelaku dan masih menyelidiki motif serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Harga emas menguat 0,84% sepekan dan diprediksi melanjutkan reli. Emas berpeluang menguji level US$4.503 per troy ounce.
Australia dan Malaysia menyampaikan belasungkawa atas gempa M7,7 di NTT yang berdampak pada ribuan warga dan menewaskan 47 orang.
BPC HIPMI Kota Yogyakarta mempertemukan lebih dari 50 peserta pitching dengan investor melalui Jogja Investment Arena 2026.