Kali Oya di Semin Mengering Akibat Kemarau Panjang, Warga Hanya Temukan Hamparan Pasir
Kemarau panjang membuat sejumlah titik Kali Oya di Semin Gunungkidul mengering. Debit air menyusut drastis hingga hanya menyisakan pasir dan batuan.
Foto ilustrasi. /Reuters
Hariajogja.com, GUNUNGKIDUL--Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan tidak ada tambahan kasus pasien positif pada Kamis (18/6/2020). Total hingga sekarang kasus positif berjumlah 50 orang.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, sudah dua hari tidak ada penambahan pasien positif. Penambahan terkahir terjadi pada Selasa (16/6/2020) di wilayah kecamatan Semin. “Tidak berubah. Adapun jumlah pasien positif ada 50 orang,” kata Dewi, kemarin.
Dia menjelaskan, meski tidak ada tambahan upaya penelusuran melalui tes cepat maupun swab terus dilakukan. “Kita mulai sasar ke tempat-tempat umum yang rawan penularan,” katanya.
Dewi menjelaskan, dari 50 pasien positif, 40 orang sudah dinyatakan sembuh. Adapun sembilan pasien lainnya masih dirawat di rumah sakit. “Ada satu pasien yang dinyatakan meninggal dunia,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang membuat sejumlah titik Kali Oya di Semin Gunungkidul mengering. Debit air menyusut drastis hingga hanya menyisakan pasir dan batuan.
"Menunggu pesan ini" di WhatsApp muncul karena proses enkripsi belum selesai. Cek penyebab dan cara mengatasinya dengan update aplikasi dan koneksi stabil
APBD Perubahan DIY 2026 masih dibahas. Pendapatan diproyeksi turun Rp684 miliar menjadi Rp4,53 triliun.
Norwegia naik 12 posisi ke peringkat 19 FIFA setelah mencapai perempat final Piala Dunia 2026, menjadi tim dengan lonjakan terbesar.
Banjir bandang di perbatasan Nepal-Tibet menewaskan sedikitnya 18 orang dan membuat 384 pelancong belum diketahui keberadaannya.
Perplexity luncurkan Portable Computer, agen AI lokal yang berjalan di perangkat pengguna. Hanya kompatibel dengan Nvidia DGX Spark dan Linux RTX. Baca selengka