Delapan Pekerja di Gunungkidul Kena PHK, Efisiensi Mulai Berdampak
Delapan pekerja di Gunungkidul terkena PHK hingga akhir Juni 2026. Efisiensi perusahaan dan kondisi ekonomi global disebut menjadi pemicu utama.
Foto ilustrasi. /Reuters
Hariajogja.com, GUNUNGKIDUL--Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan tidak ada tambahan kasus pasien positif pada Kamis (18/6/2020). Total hingga sekarang kasus positif berjumlah 50 orang.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, sudah dua hari tidak ada penambahan pasien positif. Penambahan terkahir terjadi pada Selasa (16/6/2020) di wilayah kecamatan Semin. “Tidak berubah. Adapun jumlah pasien positif ada 50 orang,” kata Dewi, kemarin.
Dia menjelaskan, meski tidak ada tambahan upaya penelusuran melalui tes cepat maupun swab terus dilakukan. “Kita mulai sasar ke tempat-tempat umum yang rawan penularan,” katanya.
Dewi menjelaskan, dari 50 pasien positif, 40 orang sudah dinyatakan sembuh. Adapun sembilan pasien lainnya masih dirawat di rumah sakit. “Ada satu pasien yang dinyatakan meninggal dunia,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Delapan pekerja di Gunungkidul terkena PHK hingga akhir Juni 2026. Efisiensi perusahaan dan kondisi ekonomi global disebut menjadi pemicu utama.
Perkuat Sinergi untuk Pendidikan Unggul dan Bisnis Berkelanjutan Melalui Kepedulian Sosial dan Kebersamaan
Prabowo Subianto dan PM India Narendra Modi disambut ratusan pelajar dan warga di Sleman saat menuju Candi Prambanan, Rabu.
BRIN menargetkan Satelit NEO-1 meluncur Januari 2027. Satelit observasi bumi ini memiliki TKDN 65% dan mendukung pemetaan hingga mitigasi bencana.
BKKBN menyebut mayoritas generasi muda Indonesia tetap ingin menikah dan memiliki anak, meski terkendala faktor ekonomi dan perumahan.
Pertamina Patra Niaga memberhentikan awak mobil tangki BBM yang viral merokok saat bertugas karena melanggar prosedur keselamatan HSSE.