Jemaah Haji Gunungkidul Tiba di Makkah, Siap Jalani Puncak Ibadah
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ilustrasi/Pixabay
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan pihaknya terus melakukan penelusuran terkait dengan potensi penularan virus Corona. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi adanya penambahan jumlah pasien positif.
“Untuk saat ini penelusuran masih terus dilakukan untuk kluster pedagang ikan. Sedangkan kluster lain seperti Indogrosir dan Gadungsari sudah relative aman,” katanya, Senin (22/6/2020).
Dewi menjelaskan, kluster pedagang ikan masih ditelusuri karena relatif masih baru ketimbang kluster lainnya. Selain itu, penularan juga sudah mencapai generasi ketiga sehingga penelusuran bisa lebih luas lagi. “Masih ada yang dites, tapi tidak sebanyak saat kasus ini muncul pertama kalinya,” katanya.
Disinggung mengenai kasus positif di Kecamatan Semin, ia mengakui sudah dilakukan penelusuran. Hasil pemeriksaan petugas ada sembilan warga yang kontak dengan pasien tersebut. “Sudah kita rapid test dan hasilnya negatif,” ungkapnya.
Menurut Dewi, upaya penelusuran akan terus dilakukan. Untuk kasus, sudah hampir satu minggu di Gunungkidul tidak ada penambahan pasien positif. Meski demikian, ia tidak mau terlena karena potensi penularan masih sangat mungkin terjadi. “Tidak ada tambahan kasus, bukan berarti ancaman menghilang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Persija Jakarta resmi berpisah dengan Mauricio Souza usai gagal juara Super League 2025/2026 dan mulai cari pelatih baru.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
FIFA resmi tetapkan 48 basecamp Piala Dunia 2026 di AS, Kanada, dan Meksiko yang membawa dampak ekonomi besar bagi kota nonstadion.
SUV Denza B8 BYD meluncur di Malaysia dengan harga Rp2,3 miliar dan berpotensi masuk Indonesia dengan teknologi hybrid canggih.
Como 1907 lolos Liga Champions namun menghadapi masalah stadion dan defisit Rp1,8 triliun yang mengancam di Eropa.