Jalan Watusigar-Nglipar Rusak Sejak 1997, Warga Minta Diperbaiki
Jalan Watusigar-Nglipar rusak sejak 1997. Warga berharap akses diperbaiki, sementara tahun ini baru direncanakan pengerjaan sekitar 100 meter.
Ilustrasi/Pixabay
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan pihaknya terus melakukan penelusuran terkait dengan potensi penularan virus Corona. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi adanya penambahan jumlah pasien positif.
“Untuk saat ini penelusuran masih terus dilakukan untuk kluster pedagang ikan. Sedangkan kluster lain seperti Indogrosir dan Gadungsari sudah relative aman,” katanya, Senin (22/6/2020).
Dewi menjelaskan, kluster pedagang ikan masih ditelusuri karena relatif masih baru ketimbang kluster lainnya. Selain itu, penularan juga sudah mencapai generasi ketiga sehingga penelusuran bisa lebih luas lagi. “Masih ada yang dites, tapi tidak sebanyak saat kasus ini muncul pertama kalinya,” katanya.
Disinggung mengenai kasus positif di Kecamatan Semin, ia mengakui sudah dilakukan penelusuran. Hasil pemeriksaan petugas ada sembilan warga yang kontak dengan pasien tersebut. “Sudah kita rapid test dan hasilnya negatif,” ungkapnya.
Menurut Dewi, upaya penelusuran akan terus dilakukan. Untuk kasus, sudah hampir satu minggu di Gunungkidul tidak ada penambahan pasien positif. Meski demikian, ia tidak mau terlena karena potensi penularan masih sangat mungkin terjadi. “Tidak ada tambahan kasus, bukan berarti ancaman menghilang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan Watusigar-Nglipar rusak sejak 1997. Warga berharap akses diperbaiki, sementara tahun ini baru direncanakan pengerjaan sekitar 100 meter.
Ibu-ibu Jogja kembali menggelar aksi pukul panci dari Tugu ke UGM, menyoroti 43 ribu korban keracunan MBG dan kebijakan pemerintah.
JJLS Kelok 23 segera diuji coba. Waktu tempuh Kretek-Girijati dipangkas dari sekitar 30 menit menjadi 7,5 menit.
BMKG mencatat gempa susulan Flores M7,7 mencapai 13.863 kali hingga Rabu pagi, dengan magnitudo terbesar 6,2.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
PSG mewaspadai Slovan Bratislava asuhan Yaya Toure. Luis Enrique menilai laga pembuka Liga Champions 2026/2027 tak akan mudah.