Hantavirus Belum Ditemukan di Gunungkidul, Warga Tetap Diminta Waspada
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sedikitnya 9.182 warga tercatat mendukung dua bakal pasangan calon (bapaslon) yang berniat maju melalui jalur independen. Dalam verifikasi faktual, tim dari KPU bakal memastikan terkait dengan dukungan karena sesuai aturan hanya diperolehkan mendukung salah satu bapaslon.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, mengatakan sebelum melakukan verifikasi faktual di lapangan dengan cara sensus, KPU terlebih dahulu melakukan verifikasi administrasi terkait dengan berkas dukungan. Adapun hasilnya ditemukan 9.182 warga yang tercatat sebagai pendukung ganda, yakni ada bukti mendukung dua bapaslon independen.
Menurut dia, dalam verifikasi faktual yang saat ini masih berlangsung, petugas verifikator memastikan terkait dengan dukungan terhadap warga yang masuk dalam data pendukung ganda. “Masih dalam proses, jadi belum diketahui bagaimana hasilnya. Jadi, ditunggu dulu hingga proses verifikasi faktual selesai pada 12 Juli mendatang,” katanya.
Hani menuturkan di dalam verifikasi faktual ada dua kemungkinan. Pertama, warga yang tercatat memiliki dukungan ganda memilih salah satu bapaslon. Kedua, tidak mendukung kedua-duanya. “Prinsip dari verifikasi faktual untuk memastikan bahwa masyarakat benar-benar memberikan dukungan. Jadi kami datangi satu persatu, termasuk warga yang tercatat mendukung kedua bapaslon,” katanya.
Khusus untuk data dukungan ganda, kata Hani, apabila mendukung salah satu bapaslon, maka warga diharuskan mengisi surat pernyataan yang telah disediakan petugas verifikator sehingga dukungan dinyatakan memenuhi syarat. Namun apabila warga tidak mau membuat surat pernyataan, maka berkas dukungan dinyatakan tidak memenuhi syarat. “Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan verifikasi faktual selesai tepat waktu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.