GKR Hemas: Daycare Wajib Berizin, Orang Tua Diminta Aktif Awasi
GKR Hemas dsoroti daycare ilegal di Jogja, tekankan izin dan pengawasan usai kasus kekerasan anak.
Ilustrasi. /REUTERS-Ivan Alvarado
Harianjogja.com, JOGJA-Kasus positif Covid-19 di DIY belakangan meningkat.
Terkait kecenderungan peningkatan kasus positif di DIY, Ketua Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menuturkan hal ini terjadi karena mobilitas masyarakat sudah semakin banyak.
Banyaknya mobilitas menurutnya membuat penanganan lebih sulit ketimbang saat masyarakat masih banyak yang tinggal di rumah.
Saat ini, banyak orang kembali beraktivitas di luar rumah. Menurutnya, aktivitas di luar ini tidak selalu karena bosan di rumah, tapi karena memang ada kepentingan.
Kendati demikian, ia melihat beberapa penambahan kasus yang merupakan transmisi lokal belum sampai menyebar terlalu jauh. “Baru anaknya impor, belum sampai cucu dan cicit,” katanya, Rabu (8/7/2020).
Untuk itu ia mengimbau masyarakat yang bermobilitas di luar daerah untuk benar-benar menjaga protokol kesehatan meski di daerah tersebut kebijakannya sudah lebih longgar. “lebih baik menjaga protokol dengan tetap berjauhan ketimbang berspekulasi,” katanya.
Dengan kembali dibukanya berbagai tempat keramaian, ia berpesan masyarakat mematuhi SOP yang telah diterapkan di setiap lokasi. “Pengelola bisa saja membuat tanda silang di kursi, menyediakan tempat cuci tangan, tapi kalau pengunjungnya tidak disiplin sama saja,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
GKR Hemas dsoroti daycare ilegal di Jogja, tekankan izin dan pengawasan usai kasus kekerasan anak.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.