OPINI: Ketika Tindakan Bunuh Diri Terinspirasi Film Drama Korea
Benarkah film dan drama Korea dapat memicu bunuh diri? Simak kajian tentang Werther Effect, Papageno Effect, serta pentingnya literasi media.
Ilustrasi pasar tradisional/Bisnis-Felix Jody Kinarwan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Ada saja cara mengajak warga berdoa agar pandemi Covid-19 segera berakhir.
Sejumlah warga di Desa Pulutan, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta (DIY), menggelar pasar sedekah di masa pandemi Covid-19. Warga hanya perlu membayar belanjaan mereka dengan doa agar wabah Covid-19 segera berakhir.
Pasar sedekah ini merupakan insiatif warga Dusun Walikan, Desa Pulutan, Kecamatan Wonosari. Warga tampak mengantre mengambil berbagai kebutuhan yang ada di atas meja yang sudah disediakan panitia.
Seorang warga, Wartini, mengaku keberadaan pasar sedekah ini membantu kebutuhan harian mereka. Sebab dia dan keluarga merasa sedikit kesulitan mencukupi kebutuhan hidup selama pandemi Covid-19.
"Saya senang sekali. Karena bisa meringankan beban saya dan warga. Sangat membantu," kata Wartini usai belanja di pasar sedekah, Kabupaten Gunungsari, DIY, Minggu (19/7/2020).
BACA JUGA: Puskesmas Kasihan I Ditutup, Gugus Tugas Tunggu Laporan
Panitia, Wasidi Siswo mengatakan, awalnya ada warga yang menginisiasi pasar sedekah. Kemudian takmir masjid menudukng dan menyediakan tempat sebagai sarana berbelanja.
"Dananya kami dapat dari jemaah masjid untuk meringankan beban warga yang terdampak pandemi virus corona," ujar Wasidi.
Kegiatan ini berlangsung selama satu pekan sekali setiap hari Minggu. Warga yang datang untuk berbelanja dapat mengambil kebutuhan sayur-mayur secukupnya, lalu diminta berdoa agar pandemi Covid-19 segera berakhir.
"Bayarnya pakai doa saja usai mengambil barang belanjaan," ujar dia.
Wasidi juga mengatakan, warga yang hendak berbelanja tetap harus mengedepankan protokol kesehatan. Mereka wajib menggunakan masker dan saling jaga jarak satu sama lain.
Artikel ini telah tayang di iNews.id berjudul "Warga di Gunungkidul Gelar Pasar Sedekah, Bayar Cukup Pakai Doa"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Benarkah film dan drama Korea dapat memicu bunuh diri? Simak kajian tentang Werther Effect, Papageno Effect, serta pentingnya literasi media.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.
Djumari, 76, meninggal saat tadarus Al-Qur'an di Masjid Nurul Huda Semarang. Detik-detik kepergiannya terekam CCTV dan viral.
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.