30 Generasi Muda Ikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Ilustari pendafataran CPNS online./menpan.go.id
Harianjogja.com, BANTUL-Kepolisian Sektor Pundong tengah mendalami kasus dugaan penipuan yang melibatkan oknum pamong desa Srihardono, Kecamatan Pundong, Bantul, berinisial ST. Pamong desa yang menjabat sebagai Kasi Kesejahteraan Rakyat tersebut diduga menjanjikan dapat meloloskan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Sejauh ini sudah tiga orang korban yang sudah melapor polisi. Ketiganya adalah Mariyem, warga Kecamatan Sanden, dan dua warga asal Kecamatan Kretek, yakni Mujiyono dan Yanu Prasetyo. “Total semuanya, ada yang menyetor uang Rp185 juta, ada Rp206 juta bahkan ada yang mencapai Rp 250 juta,” kata Kanit Reskrim Polsek Pundong, Ipda Heru Pracoyo, Senin (20/7/2020).
Heru mengatakan ketiga korban menyetorkan uang itu dilakukan secara bertahap sejak 2017-2018 lalu. Namun baru melapor ke Polsek pada pertengahan Juni lalu setelah tidak ada iktikad baik dari terlapor. Mereka merasa tertipu oleh terlapor karena apa yang dijanjikan terlapor tidak terealisasikan.
Ia menjelaskan awalnya awalnya terlapor menjanjikan dapat meloloskan CPNS di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) saat pembukaan CPNS pada 2017-2018 lalu. Terlapor bahkan meyakinkan korban bahwa dirinya memiliki akses di Kemenkumham atas nama Romo Sunu.
Iming-iming terlaor tersebut menggiurkan korban sehingga korban meminta bantuan terlapor. Namun terlapor meminta syarat agar korban menyetorkan uang masing-masing Rp200 juta dengan dalih untuk Romo Sunu. Korban menyanggupi dan menyetorkan uang tanda jadi sebesar Rp20-30 juta.
Namun saat pengumuman CPNS, nama anak dari tiga korban itu tidak muncul dalam daftar nama-nama yang lolos CPNS. Terlapor malah minta korban kembali menyetorkan uang dan menjanjika bahwa anak korban akan dimasukkan dalam CPNS periode berikutnya. Bahkan untuk meyakinkan, terlapor membawa orang yang disebutnya Romo Sunu ke rumah korban, “Terlapor juga menjanjikan bahwa SK CPNS segera keluar,” papar Heru.
Akan tetapi setelah korban menunggu sampai 2020 janji terlapor tdak kunjung terealisasi sehingga melaporkan kasus tersebut ke polisi. Heru mengaku sudah mengantongi identitas terlapor dan segera memanggilnya untuk diperiksa. pihaknya sudah memintai keterangan dari korban dan sejumlah saksi yang mengetahui kasus tersebut.
Kepala Desa Srihardono, Awaludin mengatakan kasus yang membelit pamong desanya tersebut tidak ada kaitannya dengan jabatannya sebagai Kasi Kesejahteraan Rakyat. Menurut dia kasus itu murni kasus pribadi yang dilakukan di luar kantor sehingga tidak ada sangkut pautnya dengan jabatan. Bahkan dirinya juga baru mengetahui setelah ada korban yang mengadu.
Sepengetahuan Awaludin, kasus tersebut akan diselesaikan secara kekeluargaan oleh ST, “Itu proses kekeluargaan. Beliau masu menyelesaikan katanya Agustus akan diselesaikan,” kata Awaludin. Karena itu sampai Senin kemarin, ST masih bertugas di Desa Srihardono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Luca Marini meninggalkan Honda HRC akhir musim 2026 dan bergabung dengan KTM Tech3 mulai MotoGP 2027 dengan kontrak hingga 2028.
Sebanyak 23 orang mendaftar Pilur PAW di lima kalurahan Sleman. DPRD meminta proses seleksi sesuai aturan dan menyoroti pengelolaan TKD.
Marco Melandri memprediksi Marc Marquez menang lima detik di MotoGP Aragon 2026. Ini alasan dan catatan Marquez di MotorLand Aragon.
8 daerah dingin di Indonesia menawarkan udara sejuk hingga 9 derajat Celsius, dari Ruteng, Mamasa, Wonosobo hingga Kota Mulia.
Bareskrim Polri membongkar dugaan judi kasino di “Gedung SB” Sukoharjo. Sebanyak 30 orang jadi tersangka dan uang Rp1,048 miliar disita.