WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi mahasiswa/Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA-Bersamaan dengan diumumkannya perpanjangan Kembali masa tanggap darurat DIY, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V DIY memastikan seluruh calon mahasiswa dan mahasiswa baru tidak ada kewajiban datang ke kampus mulai dari pendaftaran, tes, masa orientasi hingga perkuliahan.
Kepala LLDIKTI Wilayah V DIY, Didi Achjari, menjelaskan kampus-kampus di DIY melakukan penerimaan mahasiswa melalui website jogjaversitas.id. “memungkinkan calon mahasiswa mengikuti tes tanpa kehadiran fisik, sehingga tidak perlu datang ke Jogja dan berisiko [tertular] di jalan,” ujarnya, Kamis (30/7/2020).
Sistem online juga dilakukan dalam kegiatan masa orientasi mahasiswa atau yang kerap disebut Ospek yang akan dilaksanakan masing-masing kampus. Hal ini kata dia, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dan baru pertama dilakukan. “Ospek tidak boleh fisik karena kuliah pun online,” katanya.
BACA JUGA: Hanya Dalam Waktu Sehari 28 Warga Sleman Dilaporkan Terinfeksi Corona
Karena tidak ada keharusan untuk datang ke kampus, maka ia mengatakan mahasiswa baru kemungkinan datang ke Jogja sangat kecil, kecuali bagi mereka yang memang ingin berlibur atau mengunjungi kerabat di Jogja.
Selain calon mahasiswa dan mahasiswa baru, perkuliahan online juga diterapkan pada mahasiswa lama sehingga mereka yang berada di kampung halaman tidak perlu Kembali ke Jogja. Meski demikian, untuk kegiatan yang tidak memungkinkan untuk dikerjakan online, mahasiswa tetap harus datang dengan protokol Kesehatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Bulog Jogja mencapai 100% target penyerapan gabah 2026 pada Juli dengan total 196.431 ton setara beras guna memperkuat cadangan pangan.
Kemendagri meminta Pemda mengoptimalkan pajak kendaraan bermotor setelah penerimaan PKB turun Rp11,58 triliun pada 2025.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 15 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Tarif tetap Rp8.000, perjalanan pertama pukul 05.00 WIB.
Menteri PPPA Arifah Fauzi mengecam ancaman bom di SDN Srengseng saat MPLS karena mencederai hak anak atas rasa aman di sekolah.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 15 Juli 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000, keberangkatan pertama pukul 05.05 WIB.