Purbaya Targetkan Rupiah Kembali ke Rp15.000, Ini Strateginya
Menkeu Purbaya targetkan rupiah menguat ke Rp15.000 lewat intervensi obligasi dan kebijakan DHE SDA mulai Juni 2026.
Ilustrasi CPNS. /Antara Foto-Adwit B Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN- Peserta CPNS Formasi 2019 yang dinyatakan lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) segera mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Untuk mengantisipasi penyebaran pandemi Covid-19, peserta diberi lampu hijau untuk memilih lokasi CAT yang dekat dengan tempat tinggal.
Sekda Sleman Hardo Kiswoyo mengatakan keleluasaan peserta untuk mengikuti SKB CAT yang tidak jauh dari domisili peserta didasarkan pada surat Kepala Badan Kepegawaian Negara No.K 26-30/V 116-4/99. Dalam surat tersebut, peserta yang berhak mengikuti SKB wajib melakukan pendaftaran ulang. "Yaitu memilih lokasi ujian yang paling dekat dengan domisili atau tempat tinggal," katanya, Selasa (4/8/2020).
Pemilihan lokasi tempat ujian, katanya, sesuai dengan pilihan yang tersedia. Termasuk mengisikan alamat domisili melalui SSCN 2019 menggunakan akun masing-masing. Pemilihan lokasi ujian mulai dari 1 Agustus 2020 lalu hingga 7 Agustus mendatang. "Peserta dapat melakukan perubahan pilihan lokasi ujian sebanyak tiga kali sebelum batas waktu yang ditentukan," katanya.
Setelah peserta memilih lokasi tes, mulai 8 Agustus peserta dapat mencetak kartu ujian SKB melalui SSCN 2019 menggunakan akun masing-masing. Adapun jadwal SKB dengan menggunakan CAT akan diumumkan melalui website BKPP Sleman. "Karena ini masih pandemi Covid, kami meminta peserta untuk mempersiapkan diri dengan tetap menjaga kesehatan dan selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat," katanya.
Hardo menambahkan, jika dalam pelaksanaan tahapan seleksi atau di kemudian hari setelah adanya
pengumuman akhir, diketahui terdapat keterangan pelamar tidak benar, maka panitia seleksi dapat menggugurkan kelulusan yang bersangkutan. "Keputusan ini tentu tidak bisa diganggu gugat," katanya.
Kepala Bidang Mutasi BKPP Sleman Wiyato Widodo mengatakan jumlah peserta yang lolos untuk mengikuti SKB di Sleman sebanyak 1.594 orang. Pemilihan lokasi SKB dengan sistem CAT sesuai domisili perserta itu merupakan bagian dari penerapan protokol kesehatan. "Proses pemilihan lokasi tes itu peserta memilih lokasi tes sesuai dengan domisili pelamar. Pilihan lokasi tes sesuai dengan yang tersedia di sistem sscn.bkn.go.id," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menkeu Purbaya targetkan rupiah menguat ke Rp15.000 lewat intervensi obligasi dan kebijakan DHE SDA mulai Juni 2026.
Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Phil Foden dan Cole Palmer tak masuk, ini daftar lengkap 26 pemain pilihan Tuchel.
Pemadaman listrik massal di Sumatera picu keluhan warga. PLN akui gangguan sistem, namun pelanggan soroti minimnya respons.
DPRD DIY ungkap persoalan serius perfilman Jogja, dari perizinan hingga perlindungan pekerja. Raperda disiapkan untuk menata industri.
Kemenko PMK dan TWC perkuat 10 sekolah di Sesar Opak lewat program SPAB. Momentum 20 tahun Gempa Jogja dorong budaya sadar bencana.
Apple uji iPhone 19 Pro dengan layar melengkung 4 sisi dan Face ID di bawah layar. Desain futuristik diprediksi hadir pada 2027.