Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Mobil jenazah yang membawa Ulli Nur Rochmi, 28, warga Tempel yang menjadi korban laka laut di Pantai Goa Cemara, Bantul berangkat untuk dimakamkan di Magelang, Kamis (6/8/2020).Harian Jogja/Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, TEMPEL - Sebanyak tujuh wisatawan di Pantai Goa Cemara, Sanden, Bantul yang terseret ombak pada Kamis (6/8/2020) pagi dikonfirmasi Camat Tempel, Wawan Widyantoro sebagai warganya. Mereka datang ke Bantul untuk memenuhi undangan acara keluarga.
"Betul ada tujuh warga kami yang menjadi korban. Hari ini mereka ke Bantul dengan total 17 orang anggota keluarga karena diundang oleh keluarga mereka yang dari Magelang untuk ikut acara di Bantul," kata Wawan kepada awak media, Kamis siang.
Ketujuh warganya itu antara lain Joko Widodo, 30, warga Cemoro, Tempel, Sleman; Ulli Nur Rochmi, 28, warga Cemoro, Tempel; Ahmad Nur Fauzi, 30, warga Ngentak, Tempel; Moh Zafir Alfarizi, 8, warga Cemoro, Tempel; M Rizky Romadhon, 7, warga Cemoro, Tempel; Ahmad Chairul Fatah, 4, warga Cemoro, Tempel; danMuhammad Zidane Abdori, 8, Ngentak, Tempel, Sleman.
Wawan menerangkan, rombongan ini berangkat ke Bantul pagi ini sekitar pukul 05.00 WIB. Kemudian, mereka berwisata di Pantai Goa Cemara, Bantul. Sekira pukul 09.30 WIB, saat mereka bermain bola di tepi pantai, ada ombak besar datang dan menyeret lima orang. Dua orang lainnya berusaha menolong namun justru ikut terseret.
Baca Juga: 7 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara, 2 Meninggal Dunia & 5 Dalam Pencarian
Saat ini, baru dua warga yang ditemukan yaitu Ulli Nur Rochmi, 28, warga Cemoro dan Ahmad Nur Fauzi, 30, warga Ngentak, Tempel. Keduanya telah diberangkatkan sekitar pukul 16.00 WIB dari Tempel ke Magelang.
"Atas permintaan keluarga, korban yang telah ditemukan sudah dirawat dan dikafani di rumah duka, kemudian dikebumikan di [Pondok Pesantren] Krakitan, Magelang," terang Wawan.
Menurut dia, Joko Widodo hari ini mengajak serta istri bersama keempat anaknya. "Satu anak Pak Joko selamat," tambahnya.
Baca Juga: Korban Laka Laut di Bantul Merupakan Satu Keluarga Besar
Dikatakannya, keluarga Joko tercatat sebagai warga Dusun Karanggawang, Desa Mororejo, Tempel. Namun, ia tinggal di Dusun Glagahombo, Desa Pondokrejo, Tempel. "Tapi aktivitas kemasyarakatan beliau lebih banyak di Dusun Rebobong Lor, Mororejo," tambah dia.
Pemerintah Kecamatan Tempel dan Pemerintah Desa Mororejo saat ini juga telah mengerahkan bantuan tim dan ambulans ke Bantul untuk membantu pencarian korban yang belum ditemukan. "Kami mengirim tim pencarian dan membantu ambulans jika sewaktu-waktu diketemukan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.