Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Kasus Corona di DIY melonjak lagi. Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 48 penambahan kasus positif pada Kamis (20/8/2020). Bantul mendominasi penambahan ini sebanyak 27 kasus. Sementara 52 kasus dinyatakan sembuh dan dua kasus dilaporkan meninggal.
Juru Bicara Pemerintah Daerah DIY untuk Penanganan Covid-19, Bertyt Murtiningsih, menjelaskan penambahan kasus meliputi Kasus Kasus 1.096, laki-laki, Sleman; Kasus 1.097, laki-laki 61 tahun, Bantul; Kasus 1.098, laki-laki 55 tahun, Kota Jogja; Kasus 1.099, laki-laki 46 tahun, Kota Jogja; Kasus 1.100, laki-laki 56 tahun, Gunungkidul; Kasus 1.101,laki-laki 79 tahun, Kota Jogja;
BACA JUGA: Bansos untuk UMKM Sebesar Rp2,4 Juta Sudah Mulai Dikucurkan
Kasus 1.102, perempuan 33 tahun, Bantul; Kasus 1.103, perempuan 55 tahun, bantul; Kasus 1.104, laki-laki 83 tahun, Bantul; Kasus 1.105, perempuan 27 tahun, Bantul; Kasus 1.106, perempuan 66 tahun Gunungkidul; Kasus 1.107-1.111 tidak ada keterangan usia dan jenis kelamin; Kasus 1.112, perempuan 24 tahun, Bantul; Kasus 1.113, perempuan 32 tahun,Sleman;
Kasus 1.114-1.129 tidak ada keterangan usia dan kelamin; Kasus 1.130-1.138 tidak ada keterangan usia dan kelamin; Kasus 1.139, perempuan 21 tahun, Bantul; Kasus 1.140, perempuan 25 tahun, Bantul; Kasus 1.141, laki-laki 44 tahun, Kulonprogo; Kasus 1.142, perempuan 63 tahun, Kulonprogo; Kasus 1.143, perempuan 68 tahun, Kulonprogo.
Riwayat setiap kasus meliputi Kasus 1.096 pelaku perjalanan dari Semarang, Kasus 1.097-1.099 hasil tracing Kasus 921, Kasus 1.100 hasil tracing Kasus 920, Kasus 1.101 hasil tracing Kasus 934, Kasus 1.102 hasil tracing Kasus 931, Kasus 1.103 dan 1.104 hasil tracing dari Kasus 925, Kasus 1.105 dan 1.106 dalam penelusuran, Kasus 1.107-1.111 hasil tracing karyawan Kesehatan.
Kasus 1.112 dan 1.113 hasil tracing Kasus 1.061, Kasus 1.114-1.129 hasil skrining karyawan Kesehatan, Kasus 1.130-1.138 hasil tracing kasus positif karyawan Kesehatan Bantul, Kasus 1.139 pelaku perjalanan Ternate, Kasus 1.140 hasil tracing kasus positif, Kasus 1.141-1.143 hasil tracing Kasus 1.062. “Penambahan ini berdasarkan pemeriksaan pada 810 sampel dari 597 orang,” katanya.
Sebanyak dua kasus dilaporkan meninggal yakni Kasus 1.098, laki-laki 55 tahun, Kota Jogja dan Kasus 1.099, laki-laki 46 tahun, Kota Jogja. Sementara kasus sembuh berdasarkan domisilinya meliputi Sleman 46 kasus dan Bantul 6 kasus. Dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 1.138 kasus dengan 765 kasus sembuh dan 31 kasus meninggal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
DPRD Bantul ingatkan pengelolaan retribusi Parangtritis oleh kalurahan harus optimal agar tidak menurunkan PAD sektor pariwisata.
Kendalikan gula darah sejak malam hari dengan kebiasaan sederhana seperti jalan kaki, pola makan tepat, dan tidur cukup. Simak tips lengkapnya.
Harga Pertamax melonjak hingga Rp16.250 per liter. Ekonom Unesa ungkap alasan utama kenaikan dan dampaknya bagi keuangan Pertamina.
Seorang pemuda Sragen tewas tertemper KA Malioboro Express. Simak kronologi kejadian dan fakta lengkap di sini.
Masalah jerawat saat pubertas? Simak tips skincare remaja dari dokter, mulai pembersih hingga bahan aktif yang ampuh atasi kulit berminyak.