Kasus Shinta Komala Masuk Penyidikan, Polisi Dorong RJ Lagi
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi (kiri) meninjau langsung proses pendampingan pembelajaran yang dilakukan Relawan Pendidikan Dewantara Muda Tanggap Covid-19 Kelurahan Tahunan. /Ist-Pemkot Jogja.
Harianjogja.com, UMBULHARJO--Semangat gotong royong di tengah pandemi tak henti-hentinya mengalir di Kota Jogja. Gandeng-Gendong, diwujudkan berbagai kalangan masyarakat, tak terkecuali kampus yang menjadi bagian dalam kehidupan sosial Kota Jogja.
Kelurahan Tahunan bekerja sama dengan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) membentuk Relawan Pendidikan Dewantara Muda Tanggap covid-19. Seperti namanya, relawan ini berfokus pada pendampingan proses belajar daring yang hingga kini masih diselenggarakan di Kota Jogja.
Wakil Wali Kota Jogja sekaligus Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengapresiasi gerakan sosial di bidang pendidikan tersebut. Menurut Heroe, relawan pendidikan menjadi salah satu bentuk respon masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19 dalam sektor pendidikan.
BACA JUGA : DIY Akan Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Ini Respons Sekolah
Adanya Relawan Pendidikan Dewantara Muda Tanggap Covid-19 ini diharapkan Heroe dapat menjadi solusi bagi anak-anak selama menjalani belajar di rumah (BDR). Dia berpendapat selama proses BDR, masih banyak sebagian guru yang hanya mengalihmediakan pembelajaran yang awalnya ditulis di papan tulis diganti mediumnya melalui pesan singkat. Disebutkan Heroe, kondisi semacam itu lah yang membuat anak menjadi kurang nyaman saat saat belajar di rumah.
"Kami perlu lakukan anak-anak mendapatkan ganti pelajaran, tetapi masih bisa dinikmati secara mandiri tidak harus didampingi oleh orangtua," terang Heroe, Senin (31/9/2020).
Dia menambahkan adanya relawan pendidikan kerja sama dari UST ini dapat membuktikan bahwa pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah tetapi juga menjadi tanggung jawab masyarakat. "Masyarakat merespon membantu anak anak untuk mengikuti pelajaran di sekolah," tambahnya.
BACA JUGA : Ini Platform Belajar Daring yang Bakal Digunakan
Lurah Tahunan, Sugiarti, menjelaskan bahwa Relawan Pendidikan Dewantara Muda Tanggap Covid-19 tersebar pada 12 titik di Tahunan. Di mana semua relawan tersebut merupakan warga Tahunan, dibantu Mahasiswa KKN dari UST. Diterangkan Sugiarti bahwa selama kegiatan pendampingan pembelajaran, protokol kesehatan tetap diterapkan.
Dijelaskan Sugiarti bahwa fokus utama dari para relawan adalah mendampingi belajar baca, tulis, hitung dan mengaji anak-anak. Sugiarti berharap pendampingan Relawan Pendidikan Dewantara Muda Tanggap Covid-19 dapat berjalan pada masa pembelajaran daring dan masih terus berlanjut hingga saat kembali belajar tatap muka.
"Masing-masing titik terdiri dari maksimal lima anak untuk menghindari kerumunan," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi
Pembangunan akses keluar-masuk (ramp on/off) dan Gerbang Tol Trihanggo di area Simpang Kronggahan, Sleman terus bergulir. Proyek konstruksi yang menjadi bagian
Survei State of Motherhood 2026 ungkap rumah tangga bisa kacau dalam 1–2 hari tanpa peran ibu
Kadek Dhinda tersingkir di Malaysia Masters 2026 setelah kalah dari Ratchanok Intanon di babak 32 besar