PBB Gunungkidul Tembus Rp17,8 Miliar, Jatuh Tempo 30 September
PBB Gunungkidul mencapai Rp17,83 miliar atau 68% target. Wajib pajak diminta membayar sebelum jatuh tempo 30 September 2026.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Empat bakal pasangan calon (Bapaslon) kepala daerah di Gunungkidul sudah menetapkan jadwal untuk pendaftaran ke KPU. Tim pemenangan pun siap mengantarkan setiap pasangan untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon. Rencananya pendaftaran dibuka mulai Jumat (4/9/2020) hingga Minggu (6/9/2020).
Bakal Calon Bupati PDI Perjuangan, Bambang Wisnu Handoyo mengatakan, untuk pendaftaran disesuaikan dengan kebijakan dari partai. Meski demikian, berdasarkan hasil koordinasi pendafaran akan dilakukan di bhari pertama pembukaan. “Besok [hari ini] kami akan mendaftar setelah Salat Jumat,” kata Bambang, Kamis (3/9/2020).
Baca juga: Golkar, PKS 7 Nasdem Bersatu Usung Petahana di Pilkada Sleman
Dia menegaskan siap berjuang untuk bisa memenangkan pilkada bersama-sama dengan pasangannya Benyamin Sudarmadi. Menurut Bambang, sudah menyiapkan strategi untuk pemenangan agar bisa mendapatkan simpati dan suara dari masyarakat.
“Kita gunakan tagline ora mbrebegi ning ngerampungi [tidak berisik, tapi menyelesaikan]. Sebelum mendaftar, hari ini [kemarin] kami selenggarakan deklarasi untuk pencalonan,” ungkapnya.
Baca juga: Bawaslu DIY Bidik Buzzer yang Bikin Ramai Pilkada
Ketua Pemenangan Bapaslon Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi Widanto, Arif Setiadi mengatakan, partai koalisi siap mengantar bapaslon untuk mendaftar ke KPU Gunungkidul. Rencananya pendaftaran dilaksanakan di hari kedua pendaftaran, yakni Sabtu (5/9/2020).
“Tagline kami Harapan Baru untuk Gunungkidul. Untuk pemenangan kami akan perkuat soliditas dan kesamaan visi misi antar partai pengusung,” katanya.
Menurut Arif, sebelum pendaftran, akan digelar deklarasi pengukuhan relawan untuk pemenangan pasangan Sutrisna-Ardi. “Untuk PAN, kami mengincar kemenagnan untuk keempat kalinya di pilkada Gunungkidul,” katanya.
Ketua Pelaksana Tim Pemanangan Immawan Wahyudi-Martanty Soenar Dewi, Suharno mengatakan, pihaknya suda menetapkan jadwal pendaftaran. Rencananya pendaftaran dilakukan di hari kedua setelah KPU membuka pendaftaran. “Kami daftar sekitar jam 14.00 WIB,” kata Suharno.
Dia menjelaskan, untuk pemenangan pihaknya mengambil jargon Bismillah Gas. Untuk istilah gas ada dua arti, pertama Gunungkidul Ayom Ayem Sejahtera. Sedangkan yang kedua merupakan tagline untuk Gerakan Ayo Sedekah Suara untuk pasangan Immawan-Martanty. “Kami optimistis bisa memenangkan pilkada,” katanya.
Ketua DPD Golkar Gunungkidul, Heri Nugroho mengatakan, partainya bersama PKB mantab untuk mengusung Sunaryanto-Heri Susanto. Menurut dia, pendaftaran akan dilakukan di hari terkahir. “Minggu kami akan mendaftar ke KPU Gunungkidul,” katanya.
Heri menjelaskan, untuk pemenangan akan menggunakan tagline Gunungkidul Membangun, Handayani Darmaning Pertiwi. “Konsolidasi akan terus diperkuat dan menyiapkan program-program agar bisa diterima masyarakat sehingga calon yang diusung bisa memenangkan pilkada,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB Gunungkidul mencapai Rp17,83 miliar atau 68% target. Wajib pajak diminta membayar sebelum jatuh tempo 30 September 2026.
Pakar UMY Susilo Nur Aji menilai desil DTSEN bukan label mutlak kesejahteraan dan perlu dievaluasi sesuai dinamika ekonomi keluarga.
Kondur Gangsa 2026 digelar malam ini di Keraton Jogja. Simak titik pengalihan arus lalu lintas dan jam pemberlakuannya.
Tradisi Siraman Panjang Keraton Kasepuhan Cirebon kembali digelar. Warga antusias berebut air bekas cucian pusaka yang dipercaya membawa berkah.
Video pencopotan logo Bank Mandiri di gedung Jakarta viral di tengah polemik rekening Mas Botok yang mendapat sorotan publik.
Nezar Patria menyoroti tantangan AI dalam peradilan, terutama autentikasi bukti digital, sekaligus manfaatnya membantu administrasi kasus.