Sidang Isbat 1 Zulhijah 1447 H Digelar Hari Ini, Ini Jadwal Lengkapnya
Sidang Isbat 1 Zulhijah 1447 H digelar hari ini oleh Kemenag. Cek jadwal lengkap dan link live streaming penetapannya.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, SLEMAN--KPU Sleman menetapkan sebanyak 794.839 nama masuk dalam daftar pemilih sementara (DPS) di Pilkada Sleman. Masyarakat diminta mencermati DPS yang akan diumumkan tersebut di masing-masing kalurahan.
Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman, Indah Sri Wulandari mengatakan selain menetapkan mencoret sebanyak 39.479 nama masuk dalam DPS karena bermasalah. Pemilih yang dicoret dari DPS dinilai tidak memenuhi syarat sebagai calon pemilih karena faktor pindah domisili, meninggal dunia, belum memenuhi syarat memilih, berubah status menjadi PNS/TNI/Polri, atau tidak diketahui keberadaannya.
BACA JUGA : Warga Sleman Tak Masuk Daftar Pemilih Pilkada
Awalnya, kata Indah, KPU Sleman menerima Data Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) dari KPU Pusat sebanyak 834.318 nama yang dilakukan pencocokan dan penelitian (pencoklitan). Hasil pencoklitan kemudian direkapitulasi di tingkat PPS dan PPK terlebih dahulu sebelum ditetapkan oleh KPU Sleman.
"Setelah proses pencoklitan selesai, ada 39.479 nama yang dicoret sehingga KPU menetapkan sebanyak 794.839 nama masuk dalam DPS," katanya, Senin (14/9/2020) di Kantor KPU Sleman.
BACA JUGA : Puluhan Ribu Calon Pemilih di Gunungkidul Dicoret, Ada
Dari 794.839 nama yang masuk dalam DPS, katanya, jumlah pemilih pemula yang terdaftar sebanyak 21.854 atau 2,75%. Mereka yang masuk dalam pemilih pemula ini dikarenakan saat pemilihan usianya sudah beranjak 17 tahun atau sudah menikah. Dia berharap agar masyarakat mengecek DPS yang diumumkan tersebut.
"Apakah namanya tertera dalam DPS atau tidak? Kalau tidak ada dalam DPS, silahkan laporkan ke PPS. Kami berharap agar masyarakat mau mengadvokasikan dirinya sendiri untuk terdaftar dalam pemilih," katanya.
Indah memberikan rincian, jumlah pemilih laki-laki sebanyak 385.940 jiwa dan perempuan perempuan 408.889 jiwa. KPU juga sudah memberikan salinan DPS yang ditetapkan tersebut kepada Bawaslu hingga ke PPK maupun PPS.
BACA JUGA : Hasil Coklit, Ada 705.651 Pemilih di Bantul
"Nantinya akan diumumkan oleh PPS di tempat-tempat strategis untuk mendapatkan masukan dari masyarakat,” katanya.
Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi mengatakan hasil pencoklitan yang dilakukan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) atau panita pemungutan suara (PPS) berakhir pada Agustus lalu dan sudah ditetapkan oleh KPU pada 11 September lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sidang Isbat 1 Zulhijah 1447 H digelar hari ini oleh Kemenag. Cek jadwal lengkap dan link live streaming penetapannya.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.