Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Foto ilustrasi. / ANTARA FOTO-Ahmad Subaidi
Harianjogja.com, KULONPROGO--Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo telah menggelar uji swab secara massal yang diikuti oleh berbagai kalangan mulai dari tenaga kesehatan, masyarakat umum hingga pegawai pemerintahan. Tercatat sampai pekan pertama September, tes ini telah diikuti lebih dari 3.000 orang dari target 4.500 sasaran.
"Totalnya sampai saat ini sekitar 3.321, dari 4.500 sasaran. Kami mentargetkan swab target sasaran itu bisa tercapai pada Desember 2020, agar bisa jadi dasar memutuskan kebijakan berikutnya sesuai anjuran WHO," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati, Kamis (17/9/2020).
BACA JUGA : Corona di Kulonprogo Melonjak, Sehari Tambah 8 Pasien Baru
Baning mengatakan sesuai anjuran dan pedoman Kementerian Kesehatan, rapid test tidak boleh lagi digunakan untuk diagnosis, tetapi hanya untuk screening kepada pelaku perjalanan dan masyarakat. Dari situlah, pihaknya kini mulai meninggalkan rapid test dan fokus pada swab test. "Dan rencananya test swab di Kulonprogo akan diperbanyak," ucapnya.
Dikatakan Baning Hasil positif rate dari swab test yang sudah dilakukan gugus tugas berada di angka 4,6. Ini belum termasuk penderita yang swabnya dilakukan lebih dari sekali. Kendari begitu dengan hasil demikian, Kulonprogo kaya Baning masih aman karena standar positif rate yang berlaku dan dikatakan aman berada di bawah lima.
BACA JUGA : Kasus Corona di Kulonprogo Terus Bertambah
"Untuk sementara ini Kulonprogo bisa dibilang masih cukup aman," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Garebeg Besar Jogja digelar sederhana. Sultan HB X sebut penghematan jadi alasan, tanpa kurangi nilai sakral.
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.
Mahasiswa asal Boyolali membawa kabur motor pemuda Sleman bermodus ajak memancing setelah berkenalan lewat TikTok.