Terdampak Tol Jogja-Solo, Pembangunan SDN Nglarang Dikebut Mei
Pembangunan gedung baru SDN Nglarang terdampak Tol Jogja-Solo di Sleman ditarget mulai Mei 2026 setelah pematokan lahan rampung.
Petugas Dinas Kesehatan Kota Jogja meneliti sampel darah para pedagang dalam tes cepat Covid-19 di Pasar Beringharjo, Jogja, Rabu (3/6/2020)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Covid-19 di Kota Jogja terus meningkat. Sabtu (19/9/2020), tercatat 29 kasus baru dalam sehari, paling banyak dari Malioboro dan tenaga kesehatan (nakes). Sementara, dua puskesmas ditutup.
Dari 29 kasus anyar, enam berasal dari Malioboro. Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi, mengatakan enam pasien baru adalah anggota keluarga pedagang kaki lima (PKL) tas dan dompet yang meninggal dunia setelah terinfeksi virus Corona.
BACA JUGA: DIY Rekor 74 Kasus Covid-19, Sultan: Ora Papa, Kita Adaptasi Saja
Saat ini, 19 orang terkonfirmasi positif Covid-19 dari Malioboro. Dua pedagang yang dinyatakan positif berada dalam zona yang sama. Sementara, penambahan kasus lain datang dari nakes.
Heroe mengatakan delapan nakes positif terkait dengan kasus Puskesmas Wirobrajan maupun berasal dari rumah sakit luar Kota Jogja. Akibatnya dua puskesmas di Kota Jogja ditutup, yakni Puskesmas Wirobrajan dan Puskesmas Gedongtengen.
"Dua puskesmas sementara menutup pelayanan selama tiga hari, karena memang beberapa dokter, perawat, analis, dan surveilans terpapar ketika mereka melakukan tracing," jelas Heroe.
BACA JUGA: Banyak yang Tak Patuh, Epidemiolog UGM Dorong Pusat Isolasi Mandiri untuk OTG
Heroe akan menambah pelatihan kepada tenaga puskesmas dan nakes lainnya yang bisa mempunyai kemampuan surveilans serta swab.
"Saat ini pelayanan di dua puskesmas dilayani di puskesmas lainnya yang terdekat, jadi tidak mengganggu pelayanan kesehatan maupun upaya tracing, blocking, dan swab," ujar Heroe.
Di Puskesmas Wirobrajan, dua dokter, tiga bidan, dan tiga analis positif Covid-19. Sementara di Puskesmas Gedongtengen terdapat empat dokter, lima perawat dan tiga analis yang telah terinfeksi virus Corona.
Heroe juga mencatat dari 29 penambahan kasus, 26 pasien termasuk kategori orang tanpa gejala (OTG). Sementara itu tiga pasien lainnya mengalami gejala demam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan gedung baru SDN Nglarang terdampak Tol Jogja-Solo di Sleman ditarget mulai Mei 2026 setelah pematokan lahan rampung.
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.