Kasus Bayi Dititipkan di Pakem, DP3AP2KB Sleman Turun Dampingi Ibunya
DP3AP2KB Sleman mendampingi ibu bayi dalam kasus penitipan anak di Pakem dan menyiapkan pembinaan bagi bidan.
Herry Zudianto/Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Wali Kota Jogja periode 2001-2006 dan 2006-2011, Herry Zudianto (HZ), positif Covid-19.
Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi, mendapatkan informasi tersebut pada Kamis (17/9/2020) malam. “Kamis malam terkonfirmasi positif,” katanya, Senin (21/9/2020).
BACA JUGA: NU & Muhammadiyah Minta Pillkada Ditunda, Istana Bersikeras Jalan Terus
Gugus tugas kini menelusuri riwayat kontak HZ. Namun persoalannya, tidak semua kontak erat Herry berdomisili di Kota Jogja. Apalagi Herry Zudianto aktif dalam Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY sehingga dia memiliki mobilitas tinggi. “Mungkin juga karena bagian pengurus Muhammadiyah, saya kira ada intensitas ketemuan juga, ini yang kita yang belum bisa memutuskan,” kata Heroe.
Menurut Heroe pengurus PWM DIY sebagian tidak beralamat di Kota Jogja. “Sehingga tracing-nya bukan di kami, jadi kami tidak bisa menyampaikan itu,” ujarnya.
Heroe mengatakan kondisi fisik Herry Zudianto saat ini sehat masuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG). “Kondisi sehat, OTG, ibu juga sudah di-swab, hasilnya negatif," ujarnya.
BACA JUGA: Selain Lewat Arisan RT, Corona Kulonprogo Diduga Menyebar di Pasar di Kokap & Temon
Sementara, Herry Zudianto mengaku dalam kondisi bugar. Melalui pesan Whatsapp, dia menyampaikan kondisi terbarunya.
“Alhamdulillah makan sate kambing muda tetep enak. Tidak ada keluhan apa-apa. Pagi tadi olahraga seperti biasa,” ujar Herry.
Wakil Ketua PWM DIY, Azman Latif, menyampaikan bahwa hingga saat ini tiga pengurus PWM DIY terkonfirmasi positif Covid-19, salah satunya Herry Zudianto yang menjabat sebagai bendahara. Ketiganya positif setelah masuk radar tracing, karena memiliki kontak erat yang cukup intens dengan Direktur Utama PKU Gamping, Sleman. Ketiga pengurus PWM DIY yang positif tersebut tidak menunjukkan gejala sakit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DP3AP2KB Sleman mendampingi ibu bayi dalam kasus penitipan anak di Pakem dan menyiapkan pembinaan bagi bidan.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Garebeg Besar Jogja digelar sederhana. Sultan HB X sebut penghematan jadi alasan, tanpa kurangi nilai sakral.
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.
Mahasiswa asal Boyolali membawa kabur motor pemuda Sleman bermodus ajak memancing setelah berkenalan lewat TikTok.