RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Salah satu calon kepala desa di Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul, Pardja tidak sepakat jika pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Bantul diundur lagi. Ia meminta pilkades tetap sesuai jadwal 27 Desember dengan mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.
"Kalau menurut saya pilkades tetap dilanjut sesuai jadwal dan tetap dengan protokol kesehatan yang sungguh-sungguh," kata Pardja, Selasa (22/9/2020).
BACA JUGA : Resmi Diputuskan! Pilkades Sleman Digelar 20 Desember
Alasan Pardja agar pilkades tetap sesuai jadwal karena desa butuh kepala desa definitif. Sebab pejabat sementara atau Pjs kepala desa tidak memiliki kewenangan yang leluasa dalam menentukan arah kebijakan dan anggaran pemerintahan desa karena tidak memiliki visi misi yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes).
Selain itu Pjs dinilai kurang memahami wilayah desa. Mantan kepala desa Bangunjiwo ini mencontohkan di desanya saat ini sudah berganti dua kali Pjs sejak masa jabatan dia habis pada Juni 2019 lalu. Pjs yang sekarang juga akan memasuki usia pensiun pada 30 September sehingga Pemkab harus memilih Pjs lagi sampai adanya kepala desa definitif.
BACA JUGA : Dampak Pilkada Diundur, Bantul Bakal Jadwal Ulang
Sementara pilkades baru akan digelar ada 27 Desember nanti. "Padahal Pjs itu idealnya kurang dari setahun jabatannya. Ini sudah sampai lebih dari 1,5 tahun. Sebetulnya kurang bagus jika Pjs terlalu lama," ucap Pardja.
Sekedar diketahui, dalam pilkades Bangunjiwo hanya ada dua calon, yakni Pardja sendiri dan Deny Fajar Sulistyo. Keduanya merupakan bapak dan anak yang tinggal serumah di RT07 Kalibatok, Bangunjiwo. Pardja mengaku terpaksa melawan anaknya sendiri karena tidak ada calon yang mendaftar. Sementara jika tidak ada lawan, maka pilkades harus diundur tahun depan sehingga masyarakat yang dirugikan karena tidak ada kepala desa definitif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
PSIS Semarang resmi menunjuk Widodo C Putro sebagai pelatih anyar untuk memburu target promosi ke Liga 1 musim 2026/27.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
BNPB melaporkan banjir melanda Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat akibat hujan deras, ribuan rumah terendam.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.