99 Bakal Calon Ikuti Pilur Gunungkidul, 3 Kalurahan Seleksi Tambahan
Pilur Gunungkidul 2026 dipastikan tanpa perpanjangan pendaftaran. Sebanyak 99 bakal calon lurah mendaftar di 31 kalurahan.
Pekerja sedang memindahkan kotak suara pemilu 2019 ke gudang penyimpanan milik KPU Gunungkidul, Jumat (26/10/2019)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – KPU Gunungkidul memastikan sudah memiliki desain untuk surat suara di pilkada. Meski demikian, untuk pencetakan masih menunggu penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) serta proses pengadaan melalui e-katalog.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan perwakilan masing-masing pasangan calon untuk membahas mengenai gambar di surat suara. Setiap pasangan juga telah menyerahkan dan menyetujui gambar yang akan dicetak.
Baca juga: Di Masa Pandemi, Karyawan Kehilangan Pekerjaan, Direksi Malah Tambah Kaya
“Persetujuan dari masing-masing paslon sudah kami tindaklanjut dengan menyerahkan desain gambar ke KPU Pusat. Hasilnya, kami juga sudah dibuatkan desain surat suara untuk pemilihan,” kata Hani kepada wartawan, Jumat (9/10/2020).
Meski sudah ada kepastian draf surat suara, namun Hani belum bisa memberikan desain tersebut. Ia berdalih, specimen surat suara masih butuh validasi. “Sementara untuk validasi dulu, untuk sosialisasi nanti ya,” ungkapnya.
Menurut dia, di dalam proses pencetakan masih ada beberapa tahapan yang dilalui. Salah satunya masih harus menunggu penetapan DPT pilkada. Daftar pemilih ini dibutuhkan untuk memastikan jumlah surat suara yang akan dicetak. Selain itu, KPU juga mencari rekanan yang akan mengurusi masalah percetakan surat suara.
Baca juga: Bupati Gunungkidul Ingatkan Masker Harus Tutupi Mulut dan Hidung
Hani menjelaskan, untuk proses akan melalui pengumuman di pengadaan e-katalog. “Setelah dapat penyedia atau rekanan yang mengerjakan, maka bisa dilanjutkan ke pencetakan sesuai kebutuhan,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Anggota KPU Gunungkidul, Andang Nugroho. Menurut dia, desain untuk surat suara tidak ada masalah karena masing-masing pasangan sudah menyepakati yang dibuktikan dengan pernyataan tanda tangan.
Andang menjelaskan, untuk surat suara tidak berbeda jauh dengan desain yang digunakan di Pilkada 2015. Hal ini dikarenakan sama-sama ada empat pasangan yang bertarung untuk memperebutkan posisi bupati dan wakil bupati. “Bedanya ada di gambar pasangan calon. Untuk ukuran surat suara sama, yakni 36x23 centimeter,” katanya.
Sesuai dengan jadwal yang direncanakan KPU Gunungkidul, proses penetapan DPT akan dilaksankaan pada Selasa (13/10/2020). “Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar,” kata Anggota KPU Gunungkidul Asih Nuryanti.
Ia menjelaskan, DPS pilkada ada 600.825 pemilih. Setelah penetapan daftar pemilih ini langsung disosilisasikan ke masyarakat dengan di tempel di lokasi strategis seperti di calon tempat pemungutan suara. Diharapkan dengan pengumuman ini ada masukan dari masyarakat untuk dijadikan dasar dalam penetapan DPT. “Untuk hasil masukan masih direkap di tingkat PPS dan PPK. Nanti setelah semuanya selesai akan diserahkan KPU guna dijadikan acuan dalam penetapan DPT,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur Gunungkidul 2026 dipastikan tanpa perpanjangan pendaftaran. Sebanyak 99 bakal calon lurah mendaftar di 31 kalurahan.
Simak rekomendasi 9 mobil van terbaik di Indonesia mulai dari Wuling Formo, Gran Max, Hiace Premio hingga Mercedes-Benz V-Class. Cocok untuk keluarga maupun bis
CEO OpenAI Sam Altman menyebut dunia telah memasuki era singularitas AI. Pernyataan itu memicu perdebatan baru tentang manfaat dan risiko kecerdasan buatan bagi
Satpol PP dan Dishub Bantul menemukan 11 pelanggaran penyelenggaraan parkir. Tiga kendaraan yang parkir di area terlarang depan IGD RSUD Panembahan Senopati jug
Penelitian mengungkap keterikatan emosional terhadap mantan pasangan bisa bertahan lama. Rata-rata seseorang membutuhkan sekitar empat tahun agar perasaan itu b
Piala Dunia 2030 terancam boikot negara-negara Eropa setelah UEFA mengecam rencana FIFA membentuk FIFA Forward Enterprise untuk mengelola hak komersial turnamen