Gunungkidul Dapat Bantuan Benih Durian untuk Lahan 25 Hektare
Gunungkidul menerima bantuan benih durian untuk lahan 25 hektare. Distribusi menyasar Ponjong hingga Panggang dan Tanjungsari.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—BPBD Gunungkidul mengimbau masyarakat untuk mewasadai potensi bencana di awal musim hujan yang diperkirakan datang mulai akhir Oktober ini.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki, mengatakan masa pancaroba sudah tiba. Sesuai prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), akhir Oktober sudah mulai musim hujan. Di masa peralihan ini, cuaca ekstrem bisa saja datang sehingga meningkatkan potensi terjadinya bencana, khususnya angin kencang.
“Untuk antisipasi, kami sudah lakukan koordinasi dengan masing-masing kapanewon agar melakukan kegiatan pengurangan risiko bencana,” kata Edy kepada wartawan, Senin (12/10/2020).
BACA JUGA: Besok Organisasi Islam Demo UU Cipta Kerja, Muhammadiyah Tak Ikut
Masyarakat diminta untuk berhati-hati dan waspada dengan menggalakan kebersihan lingkungan sekitar rumah. BPBD juga sudah meminta kepada kalurahan yang terpasang alat pendeteksi dini longsor untuk melakukan pengecekan terkait dengan fungsi alat tersebut. “Data awal dari 30 EWS, hanya sepuluh yang bisa berfungsi,” ungkapnya.
Berdasarkan pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, kebersihan lingkungan memiliki andil untuk mengurangi risiko banjir. “Banjir terjadi karena saluran-saluran pembuangan banyak yang mampet. Jadi, warga bisa melakukan gerakan kebersihan agar saluran-saluran dapat berfungsi dengan baik,” tuturnya.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty, mengatakan masa pancaroba bisa berpengaruh terhadap kesehatan. Perubahan cuaca memengaruhi kondisi tubuh. Ia pun meminta kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan agar tidak mudah terserang penyakit. “Terus jalankan pola hidup bersih dan sehat. makan-makanan bergizi dan rutin berolahraga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul menerima bantuan benih durian untuk lahan 25 hektare. Distribusi menyasar Ponjong hingga Panggang dan Tanjungsari.
Ekonomi Indonesia dan DIY diperkirakan membaik pada 2027. Inovasi, efisiensi bisnis, dan dukungan bagi UMKM menjadi perhatian Bank BPD DIY.
Marc Marquez menegaskan tak akan memakai media untuk menyerang lawan. Ia mengakui eksposur media bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
“Perbankan masih menjadi tulang punggung untuk kegiatan intermediasi keuangan di DIY dan kami yakin bahwa pondasi industri jasa keuangan DIY tetap terjaga,"
Salam tiga jari yang digunakan dalam aksi BEM UI pada 28 Oktober 2026 memiliki sejarah sebagai simbol solidaritas dan perlawanan terhadap kekuasaan otoriter.
Joaquin Gomez dirumorkan menjadi pelatih baru PSIM Jogja. Manajemen meminta publik menunggu pengumuman resmi, sementara tim masih dipimpin Guntur.