Jelang Jatuh Tempo, PBB Gunungkidul Baru Terkumpul Rp21,7 Miliar
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Bupati Gunungkidul saat membacakan deklarasi pencegahan stunting di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Jumat (16/10/2020)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kesehatan Gunungkidul berkomitmen mengurangi kasus stunting hingga di bawah 10%. Deklarasi Gerakan Terpadu Peduli Tumbuh Kembang Anak, Penurunan Stunting dan Penguatan Keluarga (Gardu Bunga Puspa) pun dilakukan di Bangsal Sewokoprojo, Jumat (16/10/2020).
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan kasus stunting saat ini masih di kisaran 17,94%. Angka ini lebih kecil dibandingkan dengan jumlah rata-rata kasus secara nasional. Meski demikian, lanjut dia, upaya menurunkan kasus terus digalakan agar angkanya bisa di bawah 10%. “Target kami, kasus stunting harus di bawah angka satu digit,” kata Dewi kepada wartawan.
Dia mengatakan upaya penurunan sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu dalam beberapa program, yakni intervensi sensitif dan intervensi spesifik.
Menurut Dewi, intervensi spesifik lebih fokus kepada petugas kesehatan yang langsung menyentuh kelompok sasaran dengan program kerja penanggulangan. Adapun intervensi sensitif lebih condong kepada partisipasi dari perna masyarakat dan pihak ketiga dalam penurunan angka stunting. “Memang harus lintas sektoral dan semua elemen masyarakat ikut berpartisipasi,” katanya.
Menurut dia, Deklarasi Gardu Bunga Puspa yang melibatkan seluruh kapanewon di Gunungkidul mendorong para sukarelawan bisa mengenal dan memahami tentang stunting dan dampaknya, dan meningkatkan perilaku sehat untuk pencegahan.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Bupati Gunungkidul, Badingah. Menurut dia, kasus stunting merupakan salah satu isu nasional dan masuk dalam lima prioritas pembangunan di bidang kesehatan. “Gunungkidul juga masuk dalam fokus untuk penanggulangan stunting,” katanya.
Stunting dapat dilihat dari ciri fisik pada bayi seperti kurus dan pendek. Kasus ini bisa ditangani dengan memberikan gizi yang baik kepada bayi ataupun ibu pada saat hamil. “Masalah gizi harus benar-benar diperhatikan karena dapat berpengaruh terhadap tumbuh kembang pada anak,” katanya.
Badingah pun mengapresiasi adanya gerakan untuk mencegah stunting. “Adanya pandemi Corona membuat fokus sedikit terpecah, tapi harapannya upaya penanggulangan terus dilakukan agar kasunya dapat terus diturunkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Joan Mir meninggalkan Honda untuk bergabung dengan Gresini pada MotoGP 2027. Ia mengaku sempat berharap Honda kembali kompetitif.
Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026 menampilkan Amri/Nita dan Leo/Daniel. Simak jam, lawan, venue, dan siaran langsung.
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Ferran Soriano menegaskan proses hukum masih panjang dan klub akan melawan.
Discord mulai menerapkan verifikasi usia global. Lebih dari 90% pengguna tak perlu unggah ID, tetapi sejumlah fitur akan dibatasi.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.