Sultan HB X Jogja: Sragen Saudara Tua DIY, Jejak Mataram Harus Dijaga
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Petugas pengukur dari Satgas A melakukan pengukuran bidang terdampak pembangunan jalan tol Joglo di Jobohan, Bokoharjo, Prambanan, Senin (19/10/2020)-Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN- Pemkab Sleman memahami kegundahan warga terdampak tol Jogja-Solo yang kebingungan mencari tanah pengganti. Pemkab siap membantu warga memberikan informasi lokasi tanah yang bisa dibeli dengan harga terjangkau.
Sekda Sleman Harda Kiswaya mengatakan permasalahan harga tanah yang mulai naik di sekitar lokasi pembangunan jalan tol disebabkan salah satunya karena permintaan pasar meningkat. Pemkab, katanya tidak bisa mengintervensi harga jual tanah karena hal tersebut merupakan hal masing-masing individu dan hukum pasar.
"Kenaikan harga tanah di sekitar lokasi pembangunan jalan itu memang salah satu konsekuensi. Lahan terbatas tetapi permintaan meningkat. Jika memang harga di sana memang dinilai tinggi, mau tidak mau warga bisa mencari ke lokasi lain," katanya saat dihubungi Harianjogja.com, Rabu (21/10/2020).
BACA JUGA: Dua Hotel di Malioboro Senilai Ratusan Miliar Dibeli Pemda DIY, untuk Apa?
Meskipun Pemkab tidak bisa menekan harga tanah di sekitar jalan tol itu, katanya, Pemkab akan terbuka memberikan informasi kepada warga terdampak lokasi mana saja yang harga tanahnya masih terjangkau untuk dibeli. "Kalau hanya informasi tanah yang harganya masih terjangkau, kami siap untuk memberikan informasinya kepada warga terdampak. Tetapi untuk masalah transaksinya tetap antara penjual dan pembeli," ujar Harda.
Pemkab juga tidak bisa menyediakan lahan khusus bagi warga terdampak.
Sarana informasi bagi warga terdampak itu, kata Harda bukan laiknya help desk atau posko informasi warga tetapi lebih pada upaya Pemkab untuk memfasilitasi kebingungan warga. "Jadi bukan help desk atau bertentuk posko. Yang jelas ini hanya upaya kami untuk menjembatani kebingungan warga. Sebab kami juga tidak tahu kemampuan masing-masing warga terdampak. Makanya jika mereka bertanya kami upayakan menjawabnya," kata Harda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 15 Agustus 2026 didominasi cerah. Suhu mencapai 31°C, masyarakat diminta waspada cuaca terik.
Jadwal perpanjang SIM Gunungkidul Agustus 2026 tersedia lewat SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, SIM Keliling, dan layanan malam.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Agustus 2026 lengkap dengan layanan SIMMADE, Simenor Ngabuburit, MPP, Satpas, dan biaya perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Keliling dan Samsat Keliling malam di SSA Bantul Agustus 2026 lengkap dengan syarat perpanjangan SIM dan layanan PKB tahunan.
Jadwal perpanjangan SIM Jogja Agustus 2026 melalui SIM Keliling, Drive Thru MPP, dan Satpas lengkap dengan syarat, biaya, serta lokasinya.