Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, saat ditemui wartawan di Hotel Mutiara 2, Rabu (21/10/2020).-Harian Jogja/Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA-Pemda DIY akan mengembangkan Hotel Mutiara 1 dan 2 sebagai tempat display Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan pariwisata. Pengembangan ini dilakukan setelah kedua hotel di jalan Malioboro itu dibeli oleh Pemda DIY seharga Rp170 miliar pada September lalu.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, menjelaskan pengembangan akan dilakukan pada 2021 mendatang, dimulai dari Hotel Mutiara 1 atau yang di sisi utara Malioboro, sebagai tempat UMKM. “Kami ingin meningkatkan kelas UMKM untuk bisa punya ruangan di kawasan Malioboro untuk jualan,” ujarnya kepada wartawan di Hotel Mutiara 2, Rabu (21/10/2020).
Ia melihat produk UMKM di Jogja sangat variatif dan memiliki kualitas yang bagus. Untuk itu, pihaknya akan memfasilitasi UMKM untuk berjualan di tempat tersebut setelah direnovasi dan disesuaikan dengan kebutuhan display UMKM. Harapannya, UMKM di Jogja bisa tumbuh menjadi semakin baik.
BACA JUGA: Berdalih Tangkap Pelaku Klithih, 3 Pelajar Sleman Lempari Pengendara Motor dengan Batu
Paniradya Pati Paniradya Keistimewaan DIY, Aris Eko Nugroho, mnuturkan pembelian pembelian kedua hotel tersebut menggunakan dana keistimewaan DIY 2020 senilai Rp170 miliar, yang dibeli dari pemiliknya langsung, Umar Santosa. “Dibayar pertengahan September,” katanya.
Setelah pembelian, proses selanjutnya yang akan diselesaikan pada 2020 ini adalah uji konstruksi dan kajian pengelolaan. Untuk pengelolaan, pada hotel Mutiara 1 akan dikelola oleh Dinas Koperasi dan UMKM DIY, sementara pad Hotel Mutiara 2 akan dikelola oleh Dinas Pariwisata DIY.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM DIY, Srie Nurkyatsiwi, mengatakan pihaknya belum menetapkan berapa UMKM yang akan masuk dalam pengembangan Hotel Mutiara ini, karena harus disesuaikan dengan hasil kajian pengelolaan.
“Kalau sekarang belum tahu. Tapi tentunya UMKM seperti apa, mustinya tidak semua bisa masuk, karena keterbatasan dari sisi ruang. Ada beberapa hal yan harus kami siapkan jangan sampai produk UMKM di sana mengecewakan masayarakat,” ungkapnya.
Dinas Koperasi dan UMKM DIY mencatat DIY memiliki setidaknya 270.000 UMKM dengan beragam jenis produk dan jumlahnya terus berkembang. Untuk UMKM yang akan menempati gedung tersebut akan dikenakan biaya sewa, namun berapa tarif dan mekanismenya ia masih belum bisa sampaikan.
Caption: Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, saat ditemui
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Link cek pengumuman tenaga kesehatan haji 2027 yang lolos administrasi, jadwal CAT PPIH, ketentuan pakaian, dan tata tertib ujian.
Chelsea menang 4-3 atas Brighton pada pekan kedua Liga Inggris 2026/27. Emiliano Martinez debut dan Cole Palmer mencetak gol penentu.
PBNU masa khidmah 2021-2026 resmi demisioner dalam Muktamar ke-35 NU. Kiai Miftachul Akhyar meminta maaf dan berharap khidmah berakhir husnul khatimah.
PWI Pusat mendukung pengusulan Udin sebagai Pahlawan Nasional dan siap mengawal proses administratif serta jalur strategis di tingkat pusat.
ARTJOG 2026 Catat Lebih dari 87 Ribu Pengunjung, Heri Pemad Soroti Dampak bagi Ekosistem Seni dan Ekonomi Jogja