Terdampak Tol Jogja-Solo, Pembangunan SDN Nglarang Dikebut Mei
Pembangunan gedung baru SDN Nglarang terdampak Tol Jogja-Solo di Sleman ditarget mulai Mei 2026 setelah pematokan lahan rampung.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Jelang cuti dan libur Maulid Nabi Muhammad pekan ini, Jogja berpotensi kedatangan banyak wisatawan dari luar kota. Pengawasan protokol kesehatan di hotel menjadi sorotan selama liburan.
Wakil Wali kota Jogja, Heroe Poerwadi telah mendengar informasi banyak hotel yang telah penuh. "Terkait minggu, kita tahu semua ini minggu orang berlibur, kita sudah mendengar banyak hotel-hotel yang sudah penuh. Banyak orang orang yang datang ke Jogjakarta," tuturnya pada Senin (26/10/2020).
Terkait pengawasan protokol kesehatan di hotel-hotel saat liburan, Heroe menegaskan jika pengawasan telah dilakukan terus menerus sejak jauh-jauh hari bukan hanya saat liburan saja. "Sudah dilakukan [pengawasan] kita muter terus, tiap hari kita lakukan. Ini teman teman kecamatan muter terus, pokoknya kita jalankan pengawasan," jelasnya.
Disinggung adanya kemungkinan hotel melanggar protokol kesehatan, Heroe yakin para pelaku usaha akan menerapkan protokol kesehatan karena tidak mau ambil risiko. "Saya yakin hotel, restoran, kafe tidak akan bermain-main di risiko karena begitu dia berisiko dia akan mati selamanya," tegasnya. Hingga saat ini ada 51 hotel dan delapan restoran yang terverifikasi Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan gedung baru SDN Nglarang terdampak Tol Jogja-Solo di Sleman ditarget mulai Mei 2026 setelah pematokan lahan rampung.
Menkeu Purbaya targetkan rupiah menguat ke Rp15.000 lewat intervensi obligasi dan kebijakan DHE SDA mulai Juni 2026.
Google I/O 2026 sorot Gemini Spark yang justru didemokan di iPhone 17 Pro, memicu spekulasi strategi dan kerja sama Apple.
Urgensi Pembentukan TIMPORA Bantul sebagai Wujud Nyata Semangat Imigrasi untuk Rakyat
Sri Sultan HB X tekankan pentingnya gemi, nastiti, ngati-ati di era digital saat literasi keuangan tertinggal dari inklusi.
Samsung kembangkan ponsel layar gulung dengan kamera bergerak adaptif yang mengikuti perubahan ukuran layar.