Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Ilustrasi angin kencang./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL-Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi di Bantul sejak Jumat (30/10/2020) siang hingga malam hari merusak sejumlah rumah dan fasilitas umum. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten setempat mencatat ada tujuh rumah yang rusak ringan.
Manajer Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) BPBD Bantul, Aka Luk Luk mengatakan hujan disertai angin terjadi di delapan kecamatan, yakni kecamatan Sewon, Bantul, Kasihan, Banguntapan, Piyungan, Dlingo, Bambanglipuro dan Sanden.
Menurut dia, ada 11 pohon tumbang di beberapa titik, gerakan tanah satu lokasi. Kejadian tersebut berdampak pada tujuh rumah rusak ringan. “Selain rumah juga berdampak pada tertutupnya akses jalan di tiga titik, jaringan listrik enam titik, baliho, kendaraan, dan kandang, serta rumpun bambu yang menutup aliran sungai satu titik,” kata Aka.
Aka mengatakan data tersebut baru sementara. Jumat malam Tim Reaksi Cepat (TRC) dan relawan wilayah masih melakukan pendataan dan penanganan.
BACA JUGA: UMP DIY Naik Rp68.000 Tahun Depan
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Piyungan, Roy Robert EB, mengatakan telah terjadi angin kencang atau puting beliung di wilayahnya di Desa Srimartani. “Yang terparah di dua pedukuhan, yakni pedukuhan Wanujoyo Kidul dan Munggur. Untuk Wanujoyo Kidul diperkirakan 15an pohon roboh,” kata Roy.
Roy mengatakan pohon yang tumbang di Wanujoyo Lor RT 03 mengenai garasi yang di dalamnya ada tiga truk dan salah satunya tertimpa. Selain itu beberapa pohon tumbang juga mengenai jaringan dan tiang lisrik di Wanujoyo Kidul RT 04 yang mengakibatkan tiang listrik retak dan rawan patah, “Kondisi saat ini listrik padam,” kata Roy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Bulog akan melelang 380.000 ton beras turun mutu untuk bahan baku tepung dengan harga minimum Rp11.000 per kilogram.
Erupsi Gunung Anak Krakatau berakhir setelah 25 jam. Warga Pulau Sebesi diminta tetap waspada dan menghindari informasi hoaks.
KPK memeriksa lima saksi baru dalam kasus dugaan gratifikasi eks Kakanwil DJP Jakarta Khusus Muhammad Haniv.
Sebanyak 49 penerima MBG di Turi Sleman mengalami gejala gangguan pencernaan. Operasional SPPG Turi Wonokerto dihentikan sementara.
Lima bandara kembali beroperasi usai terdampak abu Anak Krakatau. Keselamatan, pemeriksaan pesawat, dan penumpukan penumpang jadi perhatian.