Serapan Pupuk Bersubsidi di DIY Tembus 90 Persen
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Ilustrasi angin kencang./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL-Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi di Bantul sejak Jumat (30/10/2020) siang hingga malam hari merusak sejumlah rumah dan fasilitas umum. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten setempat mencatat ada tujuh rumah yang rusak ringan.
Manajer Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) BPBD Bantul, Aka Luk Luk mengatakan hujan disertai angin terjadi di delapan kecamatan, yakni kecamatan Sewon, Bantul, Kasihan, Banguntapan, Piyungan, Dlingo, Bambanglipuro dan Sanden.
Menurut dia, ada 11 pohon tumbang di beberapa titik, gerakan tanah satu lokasi. Kejadian tersebut berdampak pada tujuh rumah rusak ringan. “Selain rumah juga berdampak pada tertutupnya akses jalan di tiga titik, jaringan listrik enam titik, baliho, kendaraan, dan kandang, serta rumpun bambu yang menutup aliran sungai satu titik,” kata Aka.
Aka mengatakan data tersebut baru sementara. Jumat malam Tim Reaksi Cepat (TRC) dan relawan wilayah masih melakukan pendataan dan penanganan.
BACA JUGA: UMP DIY Naik Rp68.000 Tahun Depan
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Piyungan, Roy Robert EB, mengatakan telah terjadi angin kencang atau puting beliung di wilayahnya di Desa Srimartani. “Yang terparah di dua pedukuhan, yakni pedukuhan Wanujoyo Kidul dan Munggur. Untuk Wanujoyo Kidul diperkirakan 15an pohon roboh,” kata Roy.
Roy mengatakan pohon yang tumbang di Wanujoyo Lor RT 03 mengenai garasi yang di dalamnya ada tiga truk dan salah satunya tertimpa. Selain itu beberapa pohon tumbang juga mengenai jaringan dan tiang lisrik di Wanujoyo Kidul RT 04 yang mengakibatkan tiang listrik retak dan rawan patah, “Kondisi saat ini listrik padam,” kata Roy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.
Anggaran infrastruktur Kulonprogo 2026 naik signifikan. Jalan, pasar, sekolah hingga padat karya ikut meningkat.
Angin kencang di Klaten robohkan tower seluler dan ganggu listrik. Puluhan rumah rusak, BPBD pastikan tak ada korban jiwa.
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Solusi Bangun Indonesia Cilacap raih GMP Award 2026. Catat nol kecelakaan tambang dan reklamasi 110 hektare lahan.