Gusti Prabu Kembali Pimpin PMI DIY, Ini Fokus 5 Tahun ke Depan
Gusti Prabukusumo kembali terpilih sebagai Ketua PMI DIY periode 2026-2031. Penguatan relawan dan ketersediaan darah menjadi fokus utama.
Gunung Merapi pada Selasa (3/3/2020). /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, SLEMAN--Kepala Pelaksana BPBD Sleman Joko Supriyanto menyatakan antisipasi bencana Merapi sudah disiapkan sejak lama. Bahkan warga dan seluruh relawan sudah dibekali dengan pemahaman bagaimana melakukan evakuasi. Sesuai rencana kontijensi bencana Merapi, kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, difabel serta ternak yang lebih dulu dievakuasi.
"Masyarakat sudah kami latih untuk antisipasi. Pemkab sudah punya rencana kontijensi Merapi," katanya Kamis (5/11/2020).
Pemkab juga menyiapkan barak-barak pengungsian, termasuk sarana dan prasarananya. Selain itu, lokasi wisata yang berjarak lima kilometer dari puncak Merapi ditutup. Mulai wisata Bukit Klangon, Kaliadem hingga Turgo sementara ditutup bagi wisatawan. Hal itu sesuai dengan rekomendasi dari BPPTKG.
"Wisata dibatasi karena jarak aman lima kilometer dari puncak. Tempat wisata yang kurang dari lima kilometer kami tutup," katanya.
Joko mengatakan di wilayah Sleman terdapat tiga dusun yang berpotensi bahaya terkena erupsi Merapi. Dusun Kali Tengah Lor, Kaliadem Lama dan Pelemsari Lama. Di Kaliadem lama sudah tidak ada penghuni hanya beberapa bangunan. Isinya pun ternak. Sementara di Pelemsari hanya ada dua KK yang menghuni tetapi mereka memiliki rumah di Huntap.
"Yang di Kali Tengah Lor ini ada kelompok rentan sebanyak 160 jiwa yang perlu dievakuasi," katanya.
Rencananya, kelompok rentan di Kali Tengah Lor ini akan diungsikan ke Barak Gayam yang memiliki kapasitas 300 orang. Hanya saja karena pandemi Covid-19, maksimal penghuni di barak tersebut dibatasi hingga 120 orang. Sisanya, mereka ada yang mengungsi ke rumah sendiri di bagian bawah atau kerabat terdekat. "Semuanya sudah kami data semua," katanya.
Untuk wilayah di luar radius aman, seperti Turi dan Pakem, meskipun dianjurkan tidak mengungsi. Namun jika tetap ingin mengungsi, maka Pemkab akan menfasilitasinya. BPBD, katanya saat ini mengelola sebanyak 12 unit barak. Jumlah tersebut belum termasuk 22 barak pengungsian yang dikelola oleh kalurahan.
"Kami rasa yang akan mengungsi nanti tidak terlalu banyak. Barak yang ada cukup untuk menampung pengungsi. Saat ada peningkatan status, kelompok rentan dan ternak akan diungsikan lebih dahulu. Kami siapkan dulu pengungsian yang di Kali Tengah Lor karena banyak kelompok rentan," katanya.
Sekda Sleman Hardo Kiswoyo mengatakan Pemkab sudah mengadakan rapat koordinasi mengantisipasi potensi bencana Merapi. Rakor juga memutuskan sejumlah hal. Misalnya jalur evakuasi sudah tidak dibolehkan untuk jalur truk penambangan pasir. Pemkab juga menyiapkan anggaran penanganan bencana Merapi.
"Kami akan segera membuat surat edaran ke semua kepanewon di lereng Merapi. Sleman sudah siap. Kami akan terbitkan [anggaran] darurat Merapi karena ini membutuhkan pembiayaan," katanya.
Berdasarkan ABT 2020, Pemkab menyiapkan dana kebencanaan pada pos belanja tak terduga sebesar Rp57,6 miliar pada APBD Perubahan. Dana tersebut dapat dialokasikan untuk penanganan Merapi sekaligus Covid-19 hingga 31 Desember mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gusti Prabukusumo kembali terpilih sebagai Ketua PMI DIY periode 2026-2031. Penguatan relawan dan ketersediaan darah menjadi fokus utama.
Kenali 10 perangkat elektronik yang tetap menyedot listrik saat standby. Simak cara sederhana mengurangi konsumsi listrik dan tagihan bulanan.
Daftar harga mobil hybrid dan PHEV September 2026 di Indonesia. Pilihannya mulai Rp280 jutaan hingga hampir Rp4 miliar.
Pieter Huistra mengaku kecewa setelah PSS Sleman kalah 1-2 dari Bali United pada laga perdana Super League 2026/2027. Ia menyoroti penalti kontroversial dan kes
Malaysia menetapkan darurat di Serian akibat kabut asap karhutla Indonesia. Sebanyak 647 sekolah dan sejumlah aktivitas warga dihentikan sementara.
Hasil Bhayangkara FC vs Persebaya babak pertama Super League 2026/2027 berakhir 0-1. Yann Mabella membawa Bajul Ijo unggul di Stadion PKOR Sumpah Pemuda.