Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY meminta adanya evaluasi untuk pelaksanaan pembelajaran di Pondok Pesantren (Ponpes) yang sudah beroperasi.
Sekda DIY, Kadarmanta baskara Aji, mengimbau bagi ponpes lain yang santrinya belum kembali 100% untuk ditunda dulu. “Bagi ponpes yang sekarang belum full, masih uji coba untuk bisa ditunda dulu,” katanya Jumat (6/11/2020).
Menurutnya, kemungkinan terjadi penularan di ponpes ini disebabkan oleh santri yang baru kembali dari tempat asalnya dengan kondisi tanpa gejala, sehingga menulari teman-temannya. Sebab itu, pengelola ponpes diminta untuk mengatur santri sebelum berkumpul dengan yang lain agar karantina, diperiksa dan diberi vitamin.
BACA JUGA : Sehari, 4 Pasien Corona di DIY Meninggal Dunia
“Kemudian dilihat sarana-prasarananya, bisa enggak jaga jarak? Kalau bisa mungkin bisa dipertimbangkan, kalau tidak ya jangan. Misal tempat tidur atau tempat belajar berhimpitan. Kalau KBM [kegiatan belajar-mengajar silakan, tapi diatur. Yang sudah terpapar jangan tercampur,” ujarnya.
Sebelumnya Pemerintah Desa Panggungharjo, Sewon, Bantul, melakukan pembatasan sosial untuk kawasan pondok pesantren di Krapyak, desa setempat. Bahkan salah satu kompleks diberlakukan lockdown total setelah ditemukannya 195 santri dan pengasuh pesantren tersebut yang positif Covid-19.
Kepala Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Biwara Yuswantana, mengatakan harus ada evaluasi dengan pengalaman itu agar tidak berkembang atau terulang di ponpes yang lain.
BACA JUGA : Hari Ini Positif Covid-19 di Jogja Tambah 67 Kasus
“Melibatkan anak banyak, kultur di pondok juga perlu ada penyesuaian. Pengelola pondok perlu menata dan mengevaluasi. Termasuk keberadaan satgas seperti apa dalam mengelola penghuni,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Kementerian PU mengerahkan 10 personel dan dua truk tangki air untuk membantu penanganan karhutla di Bulungan, Kalimantan Utara.
Sekitar lima hingga tujuh perusahaan berminat berinvestasi di kawasan industri Piyungan, Bantul. Namun, status kawasan masih menunggu kepastian pusat.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta menuju Palur lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Komdigi menyalurkan Starlink ke Nagekeo untuk menjaga konektivitas posko bencana dan fasilitas kesehatan pascagempa NTT.
Prabowo meminta edukasi bahaya karhutla diperkuat hingga masyarakat bawah. Pemerintah juga menyiapkan alat berat untuk buka lahan tanpa membakar.