Kembali ke Super League, PSS Sleman Bidik Awal Positif Lawan Bali United
PSS Sleman siap membuktikan kekuatan di laga pembuka Super League saat menghadapi Bali United di Stadion I Wayan Dipta.
Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi, mencoba mengisi sensus online, Senin (9/3/2020). /Ist-Dok
Harianjogja.com, JOGJA--Fakta kenaikan kasus Covid-19 di Kota Jogja tak ditampik oleh Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi. Terutama bila membandingkan jumlah kasus sebelum masa liburan akhir Oktober lalu.
"Waktu itu masih berkisar 45 kasus positif harian yang ditangani layanan rumah sakit di Kota Jogja dan saat ini ada 147 kasus positif. Artinya dari tiga minggu pasca liburan ada kenaikan tiga kali lebih. Tetapi jika dilihat pertumbuhan kasus di Kota Jogja banyak terjadi di dalam keluarga," ungkapnya, Selasa (24/11/2020).
Dia menambahkan jika keseluruhan kasus rumah tangga mencapai sekitar 65 persen dari semua kasus positif.
BACA JUGA: Kepala Dinas Sosial Kota Jogja Terinfeksi Corona, Kantor Terpaksa Ditutup
"Dengan demikian yang harus diingatkan adalah agar prokes covid di rumah tetap dijalankan dengan baik yaitu sepulang dari perjalanan atau bertemu dengan banyak orang di luar, agar mandi dahulu dan pakaian langsung dimasukkan dalam mesin cuci, sebelum berinteraksi dengan anggota keluarga lainnya. Disamping tetap jaga jarak, pakai masker dan selalu cuci tangan," ujarnya.
Namun, Heroe membantah adanya tudingan informasi Jogja yang masuk zona merah membara dan kamar penuh. Saat ini di Kota Jogja bahkan tidak ada satu pun kelurahan yang terkonfirmasi zona merah.
Heroe Poerwadi menyebutkan pada Senin (23/11/2020) berdasarkan data yang ada dari 45 sembilan kalurahan masuk zona kuning, sedangkan 36 kalurahan zona oranye dan tidak ada satu pun kalurahan yang masuk zona merah. "Oleh karena itu, Kota Jogja sampai saat ini kategorinya zona oranye," jelas Heroe.
Ditegaskan Heroe, penghitungan untuk menentukan indeks zona Covid-19 didasarkan atas tiga indikator utama yakni epidemiologi, surveilans, dan ketersediaan layanan kesehatan yang dibagi menjadi 14 variabel. "Diantaranya menyangkut angka kenaikan atau penurunan kasus positif, kesembuhan dan kematian. Juga jumlah spesimen yang diperiksa dan angka positif rutenya serta ketersediaan kamar isolasi maupun ICU," jelasnya.
Berdasarkan beberapa indikator dan variabel tersebut, Heroe menegaskan jika Kota Jogja berada di posisi zona oranye. "Jadi tidak benar di DIY semua zona merah. Bahkan berdasarkan data dari DIY ada dua kabupaten zona merah, dua zona oranye dan satu zona zona kuning. Jadi di tingkat DIY pun masuk kategori zona oranye," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman siap membuktikan kekuatan di laga pembuka Super League saat menghadapi Bali United di Stadion I Wayan Dipta.
Lima wartawan foto dan tiga kru kapal hilang kontak saat liputan Gunung Anak Krakatau. Basarnas memperluas pencarian pada hari kedua.
KPK kembali memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai saksi untuk penghitungan kerugian negara dalam kasus pengadaan iklan.
Penumpang KA Daop 6 naik 24% dalam sepekan. KAI menambah dua perjalanan dari Solo dan Jogja menuju Jakarta.
Empat Musim Pertiwi karya Kamila Andini akan world premiere di TIFF 2026. Film ini terinspirasi lanskap Bromo dan kisah perempuan.
BMKG mengungkap kebutuhan anggaran untuk peralatan, pemeliharaan, edukasi, hingga komunikasi data dalam memperkuat peringatan dini bencana.