Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Suasana sepi damai hari di Puncak Ngepoh yang belum banyak dikunjungi wisatawan, Jumat (4/5/2018). /Harian Jogja-Beny Prasetya
Harianjogja.com, KULONPROGO-- Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo bakal menutup obyek wisata di Bumi Menoreh yang tidak bisa menerapkan protokol kesehatan pada libur Natal 2020 dan tahun baru 2021 mendatang. Langkah ini ditempuh untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 dari sektor pariwisata.
Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Fajar Gegana mengatakan, pada Senin (23/11/2020) gugus tugas telah menggelar rapat koordinasi (rakor) virtual yang membahas tentang antisipasi lonjakan kasus Covid-19 selama libur panjang mendatang.
Baca juga: Bantul Tidak Ingin Gegabah Buka Pembelajaran Tatap Muka
Rakor yang diikuti seluruh pemerintah kapanewon, OPD terkait serta unsur dari TNI dan Polri, ini menghasilkan sejumlah poin salah satunya soal pengetatan pengawasan protokol kesehatan di tempat wisata. Jika ditemukan ada destinasi yang tidak bisa menerapkan prokes, maka bakal dilakukan penutupan.
"Dalam menghadapi libur panjang mendatang, kami akan fokus melakukan pengawasan di tempat-tempat wisata. Kami ingin pastikan semua objek wisata siap dengan protokol kesehatannya. Jika tidak akan kami tutup sementara," kata Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Fajar Gegana, Selasa (24/11/2020).
Baca juga: Kulonprogo Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka
Fajar menjelaskan penutupan tempat wisata yang tidak patuh protokol kesehatan diperlukan untuk meminimalisir terjadinya lonjakan kasus Covid-19. Ini juga mengingat ada potensi destinasi wisata di Kulonprogo pada momen libur panjang mendatang akan banyak dikunjungi wisatawan. Jika tidak dilakukan antisipasi sejak dini, pihaknya khawatir, muncul penularan virus di tempat pariwisata.
Selain memperketat pengawasan prokes di tempat wisata, gugus tugas juga akan memantau pergerakan warga Kulonprogo yang berpergian selama musim liburan. Menggandeng tokoh-tokoh masyarakat, warga khususnya yang akan pergi liburan bakal diedukasi agar selalu menerapkan protokol kesehatan.
"Kami akan edukasi masyarakat melalui tokoh-tokoh masyarakat agar kalau memang berpergian tolong tetap menerapkan protokol kesehatan," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Berkendara sepeda motor di jalan raya sangat berbahaya apabila pengendara belum cukup mengetahui ilmu dan teknik berkendara.
Eks Wamenaker Immanuel Noel Ebenezer Gerungan dijadwalkan membacakan pleidoi kasus dugaan pemerasan sertifikat K3 di PN Jakpus.
BMKG memprakirakan mayoritas kota besar di Indonesia berpotensi hujan pada Senin 25 Mei 2026, mulai hujan ringan hingga petir.
Harga buyback emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini Senin 25 Mei 2026 terpantau stabil.
Kelurahan Pakuncen menggelar pelatihan sablon kaos untuk meningkatkan keterampilan dan mendorong ekonomi kreatif warga.