Jadwal Pemadaman Listrik di Jogja 16 Mei 2026, Cek Wilayah Terdampak
Jadwal pemadaman listrik Jogja 16 Mei 2026 di Sleman, Kota Jogja, dan Gunungkidul. Cek lokasi terdampak dan tips antisipasi.
Ilustrasi toleransi antar umat beragama./JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN- Komunitas Lintas Iman (KLI) Jogja meminta komitmen dari para pasangan calon (paslon) pada Pilkada di Sleman untuk menjaga kerukunan umat beragama di Sleman. Tidak hanya sekadar wacana, Paslon harus sungguh-suguh menjaga kerukunan antarumat.
Ketua KLI Jogja W Hartoyo mengatakan untuk menjaga kerukunan antarummat menjelang pelaksanaan Pilkada Sleman pada 9 Desember mendatang pihaknya akan berkunjung ke semua paslon. KLI Jogja berharap seluruh paslon mampu membangun komitmen tentang kerukunan umat beragama saat nanti terpilih menjadi bupati dan wakil bupati. "Kami akan datangi semua paslon yang maju pada Pilkada mendatang,"katanya saat mengunjungi cabup Sri Muslimatun di kediamannya, Senin (30/11/2020).
Toleransi antarumat beragama, katanya, harus dijaga dan dirawat oleh semua paslon agar tercipta kerukunan antarumat beragama. KLI tidak ingin ke depan terjadi kasus-kasus intoleransi antarumat beragama di Sleman. "Bupati dan wakil bupati terpilih nanti harus sungguh-sungguh menggunakan kewenangan dan kekuasaan politiknya untuk melindungi keyakinan semua umat. Ini penting agar tercipta kerukunan antarummat," katanya.
Menurut Hartoyo, selama lima tahun terakhir kasus intoleransi di Sleman nyaris tidak ada. Hanya ada satu kasus yang sebelum menjadi persoalan serius bisa ditangani dan diselesaikan dengan baik oleh pemerintah. "Ini yang patut disyukuri. Menjaga kerukunan antarumat penting karena Indonesia memiliki beragam suku, bangsa dan agama. Kondisi ini akan berlangsung selamanya. Ini yang harus dijaga," katanya.
Dia berharap tidak ada lagi kasus-kasus intoleransi di wilayah DIY, terutama di Sleman. Oleh karenanya, bupati terpilih nanti harus sungguh-sungguh menjaga dan berkomitmen untuk kerukunan antar umat beragama. "Bupati terpilih harus melindungi dan membela jika terjadi permasalahan antarumat beragama. Dari diskusi tadi, kami melihat Bu Muslimatun memiliki komitmen tersebut. Ini tentu bagus, tidak sekadar hanya wacana," kata Hartoyo.
Sementara Muslimatun mengatakan pertemuan tadi membahas bagaimana kerukunan antarumat beragama dilakukan. Masyarakat harus saling toleransi, saling menjaga, saling tepo seliro, hidup berbangsa dan bernegara. Dia mengatakan jika salah satu komitmen yang dibuat saat menjadi bupati nanti, akan memfasilitasi kegiatan infrastruktur rumah ibadah. "Dengan seperti ini maka kerukunan umat beragama bisa terjaga. Mereka datang tidak hanya mewakili lima agama tetapi juga aliran kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,"kata Muslimatun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal pemadaman listrik Jogja 16 Mei 2026 di Sleman, Kota Jogja, dan Gunungkidul. Cek lokasi terdampak dan tips antisipasi.
Ribuan warga hadir dalam pengajian dan sholawatan HUT ke-110 Sleman. Bupati tekankan pembangunan spiritual dan kebersamaan.
Chelsea resmi menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru. Simak profil, kontrak, dan target The Blues di musim mendatang.
Westlife bakal konser di GBK Jakarta 2027. Simak jadwal presale, harga tiket lengkap, dan cara beli tiketnya di sini.
PSM vs PERSIB jadi laga penentu juara. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan kondisi terbaru kedua tim di sini.
Sidang Isbat 1 Zulhijah 1447 H digelar hari ini oleh Kemenag. Cek jadwal lengkap dan link live streaming penetapannya.