Polda DIY Asistensi Kasus Shinta Komala, Dua Perkara Diusut
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-- Tren peningkatan kasus Covid-19 di Kota Jogja berpotensi menunda kembali proses pembelajaran tatap muka. Perkembangan kasus Januari kelak jadi bahan pertimbangan penting dimulai tidaknya pembelajaran tatap muka.
Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi menjelaskan pihaknya telah merancang pembelajaran tatap muka yang direncnakan mulai Januari. Akan tetapi rencana tersebut sangat bergantung dari kondisi perkembangan kasus Covid-19 di Kota Jogja. "Kota merancangnya kalau Januari itu kondisinya normal, kondisnya memungkinkan ya kita buka Januari. Tapi kalau memang Januari pertumbuhan kondisinya masih mengkhawatirkan ya pasti kita tunda," tegasnya pada Selasa (8/12/2020).
Dinamika perkembangan kasus yang belum bisa diprediksi membuat Pemkot Jogja tak gegabah buka sekolah. Terlebih adanya liburan akhir tahun yang akan segera bergulir membuat Heroe juga harus mencermati dinamika kasus saat dan pasca liburan. "Jadi masih melihat perkembangan dinamika yang terjadi apalagi di ujung Desember ada liburan juga. Makanya jadi perhatian kita kapan sebaiknya sekolah dibuka," tuturnya.
"Saya kira mungkin ya tidak dalam waktu yang cepat [pembelajaran tatap muka], meskipun kita rencanakan 4 Januari. Kita tetap merancang 4 Januari, apakah itu tetap akan 4 Januari kita jalankan atau kita undur itu tergantung dari pertumbuhan kasus di Kota Jogja," tambah Heroe
Dijelaskan Heroe, setiap pekannya Satgas Penanganan Covid-19 memberikan rekomendasi menyangkut pembelajaran tatap muka. "Kami memberikan rekomendasi. Jadi nanti mekanisme Dinkes akan setiap Sabtu akan update zonasi setiap Kemantren dan Kalurahan. Kemudian diserahkan kepada sekolahan, sekolahan nanti yang akan mengumumkan kondisi di lingkungannya masuk atau tidak," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
Kenali jenis lampu emergency untuk rumah, kantor, hingga area industri, mulai rechargeable, smart LED, hingga tenaga surya.
Harga cabai rawit merah tembus Rp73.500 per kg. PIHPS juga mencatat harga telur ayam, beras, bawang, dan minyak goreng masih tinggi.
Iran mendesak AS mencabut sanksi dan membebaskan aset yang dibekukan di tengah ketegangan kawasan serta konflik Selat Hormuz.
Sebanyak 3.393 PPPK paruh waktu di Bantul resah kontrak berakhir September 2026 di tengah pembatasan belanja pegawai daerah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tak henti-hentinya mempromosikan potensi investasi di wilayahnya kepada para investor baik dalam negeri maupun luar negeri.