PSS vs Madura United, Huistra Andalkan Tocantins dan Fornazari
Pieter Huistra percaya diri lini depan PSS Sleman lebih bagus dari Madura United dengan mengandalkan Gustavo Tocantins dan Matheus Fornazari.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-- Tren peningkatan kasus Covid-19 di Kota Jogja berpotensi menunda kembali proses pembelajaran tatap muka. Perkembangan kasus Januari kelak jadi bahan pertimbangan penting dimulai tidaknya pembelajaran tatap muka.
Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi menjelaskan pihaknya telah merancang pembelajaran tatap muka yang direncnakan mulai Januari. Akan tetapi rencana tersebut sangat bergantung dari kondisi perkembangan kasus Covid-19 di Kota Jogja. "Kota merancangnya kalau Januari itu kondisinya normal, kondisnya memungkinkan ya kita buka Januari. Tapi kalau memang Januari pertumbuhan kondisinya masih mengkhawatirkan ya pasti kita tunda," tegasnya pada Selasa (8/12/2020).
Dinamika perkembangan kasus yang belum bisa diprediksi membuat Pemkot Jogja tak gegabah buka sekolah. Terlebih adanya liburan akhir tahun yang akan segera bergulir membuat Heroe juga harus mencermati dinamika kasus saat dan pasca liburan. "Jadi masih melihat perkembangan dinamika yang terjadi apalagi di ujung Desember ada liburan juga. Makanya jadi perhatian kita kapan sebaiknya sekolah dibuka," tuturnya.
"Saya kira mungkin ya tidak dalam waktu yang cepat [pembelajaran tatap muka], meskipun kita rencanakan 4 Januari. Kita tetap merancang 4 Januari, apakah itu tetap akan 4 Januari kita jalankan atau kita undur itu tergantung dari pertumbuhan kasus di Kota Jogja," tambah Heroe
Dijelaskan Heroe, setiap pekannya Satgas Penanganan Covid-19 memberikan rekomendasi menyangkut pembelajaran tatap muka. "Kami memberikan rekomendasi. Jadi nanti mekanisme Dinkes akan setiap Sabtu akan update zonasi setiap Kemantren dan Kalurahan. Kemudian diserahkan kepada sekolahan, sekolahan nanti yang akan mengumumkan kondisi di lingkungannya masuk atau tidak," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pieter Huistra percaya diri lini depan PSS Sleman lebih bagus dari Madura United dengan mengandalkan Gustavo Tocantins dan Matheus Fornazari.
Debit Sungai Tinalah Kulonprogo surut saat kemarau. Kondisi ini membuat wisata keceh diminati, tetapi wisatawan diminta tetap waspada.
Kejagung mengungkap Ferry Boboho mengembalikan Rp5 miliar pada Agustus 2026. Uang itu bagian dari Rp40 miliar Tan Kian.
DKP DIY menggelar Gita Laut 2026 di Pantai Congot untuk menjaga sumber daya pesisir dan melibatkan generasi muda dalam sektor kelautan.
Warga Wirobrajan didorong mengolah sampah plastik menjadi kerajinan bernilai ekonomi. Bank Sampah Wira Peni kini memiliki 90 anggota.
Tiga ASN Jayawijaya tewas ditembak KKB. Jusuf Kalla mendorong operasi aparat diiringi pendekatan persuasif dan damai.