Pancuran 13 Guci Tegal Kembali Ramai Seusai Banjir
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Akhir pekan tiba. Bagi Anda yang akan berakhir pekan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ada baiknya menyimak prakiraan cuaca berikut.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi pada Sabtu (19/12/2020) ini, Kota Jogja akan hujan ringan pada pagi hari hingga siang hari, berawan tebal pada malam hari dan berawan pada dini hari.
Sleman diprediksi berawan pada pagi hari, hujan ringan pada siang hari, berawan tebal pada malam hari dan berawan pada dini hari.
Bantul diprediksi berawan hujan ringan di pagi hari, berawan pada siang hari, hujan ringan pada malam hari dan berawan pada dini hari.
Kulonprogo diprediksi hujan ringan pada pagi hari, berawan pada siang hari, hujan ringan pada malam hingga dini hari.
Gunungkidul diprediksi berawan pada pagi hingga siang hari dan hujan ringan pada malam hingga dini hari.
Suhu udara diperkirakan berkisar 23 hingga 28 derajat celcius dengan kelembaban 65 hingga 95%.
Gelombang di pantai selatan DIY diperkirakan 2,5 hingga 3 meter. Angin bertiup dari barat daya ke timur laut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Kasus kekerasan seksual UPN Veteran Yogyakarta memasuki tahap sanksi. Lima dosen dinonaktifkan sementara oleh kampus.
BMKG memprediksi hujan lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah hingga akhir Mei 2026.
Ledakan tambang batu bara di Shanxi, China, menewaskan 82 pekerja. Operasi penyelamatan masih berlangsung hingga Sabtu.
PLN mengungkap kronologi blackout Sumatra yang dipicu gangguan transmisi di Jambi akibat cuaca buruk pada Jumat malam.
PSIM Jogja memperpanjang kontrak Jean-Paul Van Gastel karena dinilai sukses membangun filosofi permainan dan fondasi tim.