Pancuran 13 Guci Tegal Kembali Ramai Seusai Banjir
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Ilustrasi hujan/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini potensi terjadinya cuaca ekstrem di berupa hujan sedang hingga lebat wilayah di dua wilayah di DIY, hari ini, Selasa (5/1/2021).
Dua wilayah tersebut yakni Kulonprogo utara dan Sleman.
Adapun rincian prakiraan hari ini, Kota Jogja berawan di pagi hari, hujan ringan di siang hari, berawan di malam hari hingga dini hari.
Sleman diprediksi berawan pada pagi hari, hujan ringan pada siang hari, berawan pada malam hari hingga dini hari.
Bantul diprediksi berawan tebal pada pagi hari hingga siang hari, hujan ringan pada malam hari dan berawan pada dini hari.
Kulonprogo diprediksi berawan tebal pada pagi hari hingga siang hari, hujan ringan pada malam hari hingga dini hari.
Gunungkidul diprediksi berawan tebal pada pagi hingga siang hari, hujan ringan pada malam hari dan berawan pada dini hari.
Suhu udara diperkirakan berkisar 23 hingga 31 derajat celcius dengan kelembaban 65 hingga 90%.
Gelombang di pantai selatan DIY diperkirakan 1,5 hingga 2,5 meter. Angin bertiup dari barat laut ke tenggara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Pertamina memastikan isu larangan Pertalite untuk merek kendaraan tertentu mulai 1 Juni 2026 adalah hoaks dan tidak benar.
Kemenhub memperketat ramp check bus AKAP jelang libur Iduladha 2026 untuk memastikan keselamatan perjalanan masyarakat.
Ditjenpas memindahkan 80 napi high risk ke Nusakambangan selama Mei 2026 untuk memperkuat keamanan dan pembinaan lapas.
Kasus kekerasan seksual UPN Veteran Yogyakarta memasuki tahap sanksi. Lima dosen dinonaktifkan sementara oleh kampus.
BMKG memprediksi hujan lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah hingga akhir Mei 2026.