Meriah! Festival Balon Udara di Solo Disambut Antusias
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL — Jelang bergulirnya tahun baru, Kabupaten Bantul belum akan melaksanakan pembelajaran tatap muka secara penuh. Pembelajaran Jarak Jauh [PJJ] masih terus berlaku hingga menunggu kebijakan baru dari Pemerintah Daerah.
Dalam Surat Edaran [SE] Nomor 420/004 Tahun 2021, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga [Disdikpora] Bantul Isdarmoko mengatakan PJJ akan dilaksanakan mulai dari jenjang PAUD, SD/MI hingga SMP/MTS.
Untuk mendukung pelaksanaan PJJ, Disdikpora Bantul menawarkan dua program. Yakni, Guru Kunjung Siswa [GKS] khusus PAUD dan GKS untuk konsultasi pelajaran khusus jenjang SD/MI serta SMP/MTS. “Pelaksanaan GKS harus menerapkan protokol kesehatan,” ingat Isdarmoko, Senin (4/1/2021).
Baca juga: 35 Ton Sampah Libur Tahun Baru Diangkut dari Parangtritis
Secara khusus, GKS dapat diintensifkan lagi untuk mempersiapkan siswa kelas 6 SD/MI dan kelas 9 SMP/MTS yang akan menghadapi Ujian Sekolah pada tahun 2021. Pelaksanannya pun harus terlebih dulu mengantongi persetujuan dari orang tua siswa, Satuan Tugas [Satgas] Covid - 19 Kapanewon dan Komite Sekolah.
Meski PJJ masih berlangsung, Isdarmoko membuka peluang terlaksananya belajar tatap muka pada waktu yang akan datang. Oleh karenanya, ia menginstruksikan kepada pihak sekolah untuk membentuk Tim Satgas Pengawasan Covid - 19 dan melengkapi Daftar Periksa Kesehatan.
Baca juga: Anggaran Tersedot Wabah, Pembangunan Jalur Wisata Kepek-Pantai Ngobaran Molor
“Guna mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas apabila sudah ada kebijakan dari Pemerintah Daerah,” ujarnya.
Rencananya, Disdikpora Bantul juga akan menunjuk salah satu satuan pendidikan (sekolah) untuk melaksanakan uji coba penerapan protokol kesehatan dalam rangka persiapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Motif pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja terungkap. Geng Vozter disebut patroli menjaga wilayah usai info tawuran.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG akan rebound pekan depan didukung fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat.