Aldila/Christopher Menang Telak, Rifqi Lolos di Asian Games 2026
Aldila/Christopher menang 6-1, 6-1 atas Nepal di Asian Games 2026. Rifqi Fitriadi juga melaju ke putaran ketiga.
Sejumlah nelayan membongkar ikan dari kapal yang merapat di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Sadeng, Kecamatan Girisubo, belum lama ini./Istimewa-Dokumen DKP DIY
Harianjogja.com, BANTUL - Nelayan di Pantai Selatan Bantul mendapatkan berkah tersendiri di tengah Pandemi Covid-19 dan menjelang tahun baru China/ Imlek 2021. Sebab, harga ikan bawal laut tangkapan mereka mengalami kenaikan mencapai Rp250.000 per kilogram.
Nelayan Pantai Samas yang berasal dari Srigading, Sanden, Mugari menyatakan, kenaikan harga ikan bawal jelang tahun baru Imlek 2021 bukanlah hal baru. Sebab, kenaikan harga ikan tersebut biasa dialami setiap menjelang tahun baru Imlek.
“Untuk saat ini sekilogram harganya mencapai Rp250.000 di tingkat tempat pelelangan ikan (TPI) Pantai Samas,” kata Mugari, Minggu (17/1/2021).
Baca juga: Langgar PTKM, Acara Hajatan di Gunungkidul Dibubarkan Petugas
Lebih lanjut Mugari mengungkapkan, kenaikan ikan bawal laut ini tidak memberi dampak kepada kenaikan jenis ikan lainnya. Ia menduga kenaikan ikan bawal laut lebih disebabkan karena tingginya permintaan dari Tiongkok atas komoditas ekspor jenis ikan ini.
“Lainnya tidak naik. Seperti Ikan tenggiri masih Rp35.000 per kilogram, layur super juga masih Rp28.000,” ungkap Mugari.
Sementara nelayan Pantai Samas lainnya, Henri berharap agar harga ikan bawal laut tetap tinggi jelang Imlek 2021. Sebab, pada Imlek 2020, permintaan ikan bawal laut dari Tiongkok justru mengalami penurunan. Hal ini, disinyalir karena pada saat itu, awal pandemi Covid-19.
Baca juga: Sejumlah Selter Covid-19 di Bantul Penuh, Pemkab Minta Selter Kalurahan Diaktifkan
“Akibatnya, ekspor tidak berjalan. Jalan satu-satunya, hasil tangkapan yang biasa diekspor harus dikonsumsi warga lokal saja,” terangnya.
Kendati mengalami kenaikan, baik Mugari maupun Henri menyatakan untuk mendapatkan ikan bawal laut saat ini cukup sulit. Sebab, gelombang laut saat ini cukup sulit diprediksi.
“Sehingga agak susah. Terkadang dalam satu pekan, kami hanya bisa melaut tiga hari, karena sisanya gelombang dan angin tidak bersahabat,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aldila/Christopher menang 6-1, 6-1 atas Nepal di Asian Games 2026. Rifqi Fitriadi juga melaju ke putaran ketiga.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
V BTS resmi menjadi Global Brand Ambassador Nothing. Ia membintangi kampanye Headphone (1) Pro yang hadir dengan triple-driver dan ANC.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) untuk simpanan rupiah dan valuta asing (valas) di perbankan
Sering cas motor listrik semalaman? Kenali pengaruhnya terhadap baterai, charger, sistem listrik, dan keamanan pengisian.
Spanyol menyepakati larangan penggusuran hingga 2030 setelah kasus Maricarmen Abascal memicu protes terkait krisis perumahan.