Lonjakan Pemudik Lebaran Terlihat di Bandara YIA
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Ilustrasi./Reuters-Mike Hutchings
Harianjogja.com, SLEMAN--Sebanyak 300 kepala keluarga (KK) yang berada di Kaliurang Barat, Hargobinangun, Pakem, Sleman, harus merasakan dampak kekurangan air bersih. Kondisi itu terpaksa dirasakan setelah material Gunung Merapi berupa luncuran banjir lahar hujan yang melewati Kali Boyong pada Rabu (6/1/2021) lalu sempat memutuskan saluran pipa air bersih milik pengelola air minum desa (PAMDES) milik desa Purwobinangun, Pakem, Sleman.
Camat Pakem Suyanto mengatakan jika warga yang terdampak rusaknya aliran pipa milik PAMDES, Purwobinangun, Pakem, Sleman, akhirnya mengandalkan dropping air yang dilakukan oleh BPBD Kabupaten Sleman.
"Surang lebih 300 Kepala Keluarga (KK) yang ada di 6 RT di Dusun Kaliurang Barat terdampak dan harus mendapatkan dropping air bersih. Meliputi RT 3, 4, 5, 6, 7, 8," ujar Suyanto saat dikonfirmasi pada Senin (18/1/2021).
Baca juga: Soal RS Rujukan Covid-19 di Jogja Penuh, Begini Jawaban Sultan
Lebih lanjut, Suyanto mengatakan jika saluran pipa air bersih milik pengelola air minum desa (PAMDES) milik desa Purwobinangun, Pakem, Sleman, yang sempat rusak imbas dari terkena luncuran banjir lahar hujan Gunung Merapi sudah dilakukan perbaikan. Perbaikan sendiri sudah dilakukan sejak pekan lalu.
"Dropping air masih berlangsung hingga saat ini sejak pertama kali dilakukan pada Kamis (7/1/2021). Air digunakan untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat, bukam untuk ternak. Meskipun perbaikan sudah dilakukan dropping air tetap dilaksanakan sampai aliran air benar-benar sudah lancar," ungkapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Makwan mengatakan jika setiap hari ada empat tanki air yang didistribusikan ke wilayah terdampak, yakni di Kaliurang Barat, Hargobinangun, Pakem, Sleman. "Dropping akan terus dilakukan sampai perbaikan pipa selesai sembari masih memungkinkan melihat kondisi gunung," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, material Gunung Merapi berupa luncuran banjir lahar hujan yang melewati Kali Boyong pada Rabu (6/1/2021) sore sempat memutuskan saluran pipa air bersih milik pengelola air minum desa (PAMDES) milik desa Purwobinangun, Pakem, Sleman.
Kepala Seksi Mitigasi Bencana BPBD Sleman Joko Lelono mengatakan jika pihaknya masih berkoordinasi dengan pengelola PAMDES terkait dengan kerusakan pipa yang mengakibatkan terganggunya suplai air bersih ke sejumlah wilayah. Diantaranya, Dusun Turgo, Kemiri, dan Tritis yang masuk wilayah desa Pakembinangun, Pakem, Sleman.
Baca juga: Kunjungan Wisata ke Gunungkidul Anjlok setelah Kebijakan Pembatasan
"Untuk suplai air memang ada jalur pipa milik PAMDES Purwobinangun, Pakem, Sleman yang terputus. Untuk penanganannya masih dikoordinasikan karena pipa ini milik PAMDES. Sementara kebutuhan air warga di Turgo, Kemiri, dan Tritis apabila kekurangan air nanti akan disuplai melalui tanki milik BPBD Sleman," ujar Joko Lelono saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.
Penyebab rusaknya pipa PAMDES Purwobinangun, Pakem, Sleman sendiri diakibatkan oleh luncuran material Gunung Merapi berupa banjir lahar hujan yang melewati Kali Boyong pada Rabu (6/1/2021) dengan ketebalan mencapai dua meter.
"Ya betul [kerusakan pipa buka karena lava pijar] akan tetapi karena banjir lahar hujan. Perbaikannya nunggu koordinasi dengan pengelola di PAMDES. BPBD nanti hanya support daerah yang kekurangan air. Kalau di PAMDES minta bantuan ke BPDB nanti akan dialokasikan dana untuk perbaikan pipa di Turgo," terang Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Sebanyak 1.021 warga Sleman gagal donor darah awal 2026, mayoritas karena Hb rendah. PMI pastikan stok aman.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.
Polemik GMS Bantul berujung kesepakatan. Ibadah tetap boleh, namun wajib lengkapi izin. Polisi siap tindak pelaku intimidasi.
Survei Abacus Data: 80% warga Kanada nilai AS di jalur salah. Faktor Trump dan kondisi global jadi pemicu kekhawatiran.