6 Manfaat Stroberi untuk Kesehatan, Kaya Antioksidan
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia Sakti Wahyu Trenggono bersama dengan Bupati Sleman Sri Purnomo melakukan penebaran ribuan benih ikan di Embung Gadingan, Sinduharjo, Ngaglik, Senin (18/1/2021)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN- Meski tak perairan luas, Sleman dinilai sukses membudidayakan ikan air tawar. Bahkan 40% pasokan ikan di DIY berasal dari Sleman.
Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan potensi budidaya ikan sangat tinggi bahkan saat ini mengalami surplus. Bahkan produksi ikan air tawar di Sleman mampu memasok kebutuhan ikan di DIY hingga 40%. Ini dikarenakan warga Sleman masih melestarikan budidaya ikan baik di kolam maupun kali.
"Kami setiap tahun selalu menebar ikan 2 ton bibit ikan supaya sungai-sungai di Sleman bisa terisi ikan," katanya Sri usai mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia Sakti Wahyu Trenggono penebaran ribuan benih ikan di Embung Gadingan, Sinduharjo, Ngaglik, Senin (18/1/2021).
Baca juga: Jumlah Bed Pasien Covid-19 di Kota Jogja Bakal Ditambah Jadi 239 Unit
Menurut Sri, kebijakan tersebut dinilai selaras dengan spirit Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam gerakkan budi daya dan pelestarian lingkungan. Pelestarian akan berjalan dengan harus melarang penyetruman ikan atau pemakaian obat-obatan berbahaya dalam menangkap ikan.
"Mancing boleh tapi nyetrum yang nggak boleh karena dapat mematikan ekosistem di perairan. Sekali lagi memancing itu boleh, tetapi tidak menggunakan penyetrum atau obat-obatan," ujar Sri.
Sementara, Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono mengatakan mengapresiasi Sleman terkait budidaya ikan yang mengalami surplus. "Kami berharap tingginya budidaya ikan konsumsi harus diiringi dengan berkembangnya jenis pakan yang diproduksi sendiri oleh daerah dan tidak lagi harus impor," katanya.
Kegiatan penebaran ribuan benih ikan di bendungan tersebut juga menjadi simbol budidaya yang digalakkan Kementerian. Sebab, katanya, budidaya merupakan bagian dari kelestarian untuk dilanjutkan oleh generasi berikutnya. "Penebaran benih ikan ini simbol dari pada budidaya. Mulai 2021 ini, kami mulai menggerakan baik di laut maupun di darat. Kami usung gerakkan budidaya ikan,” ujarnya.
Baca juga: Kunjungan Wisata ke Gunungkidul Anjlok setelah Kebijakan Pembatasan
Perikanan budidaya yang dikembangkan, katanya, tidak hanya komoditas ikan air tawar tapi juga air laut, seperti udang vaname, kerapu, dan bawal. “Untuk itu baik di laut maupun di darat, kami akan gerakkan budidaya termasuk udang dan sebagainya,” tambahnya.
Menurutnya, perikanan budidaya memiliki turunan ekonomi yang cukup banyak, seperti jual beli pakan, pembibitan benih hingga usaha indukan. Dengan demikian, perputaran ekonomi yang dihasilkan pun besar dan menciptakan peluang lapangan kerja untuk masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto digelar pada 14 Agustus 2026 karena 16 Agustus bertepatan dengan hari Minggu.
Ditjen PAS DKI Jakarta membantah adanya intimidasi terhadap Nikita Mirzani saat diperiksa di Rutan Pondok Bambu.
Polda Jatim mengungkap 178 kasus kejahatan jalanan selama Juli 2026 dan mengamankan 206 tersangka di seluruh wilayah Jawa Timur.
Pemkot Jogja memastikan pembayaran gaji ASN dan PPPK hingga akhir 2026 aman dengan dukungan DAU dan PAD yang melampaui target.
KPK melimpahkan berkas dakwaan Yaqut Cholil Qoumas ke PN Jakarta Pusat. Sidang kasus dugaan korupsi kuota haji kini menunggu jadwal.