Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Wisatawan menikmati pemandangan alam dari atas perbukitan di kawasan Pantai Kesirat, Kalurahan Girikarto, Panggang, Gunungkidul./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata Gunungkidul mencatat lonjakan tingkat kunjungan selama libur Imlek mulai 12-14 Februari. Total selama tiga hari kunjungan mencapai 21.984 orang.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan Pengetatan Secara Tebatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) berskala mikro tidak menyurutkan animo warga untuk berwisata. Hal ini terlihat dari jumlah kunjungan selama libur Imlek.
BACA JUGA: 15 Kalurahan di Jogja Zona Merah Covid
Ia mencatat selama libur tiga hari kunjungan mencapai 21.984 wisatawan. Adapun rinciannya, Jumat (12/2/2021) ada 4.557 pengunjung, Sabtu (13/2/2021) sebanyak 7.098 orang dan Minggu (14/2/2021) ada 10.329 pengunjung. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan dengan kunjungan pada libur akhir pekan di awal Februari. “Catatan kami 6-7 Februari kunjungan hanya 9.777 pengujung. Jadi, libur imlek memberikan pengaruh peningkatan kunjungan,” kata Hary kepada wartawan, Senin (15/2/2021).
Menurut dia, lonjakan kunjungan ini sudah diprediksi sejak awal. Guna memastikan pengunjung mematuhi protokol kesehatan, ada tambahan personel pengawasan sebanyak 52 personel. “Dari internal dinas pariwisata ada 25 orang. Sisanya 27 petugas berasal dari luar seperti aparat TNI-Polri,” ungkapnya.
Hary mengatakan sejak diberlakukannya uji coba pembukaan destinasi wisata di akhir Juni tahun lalu, pengunjung diminta menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Hal ini dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran virus corona. “Kami juga mendukung dengan adanya pengecekan suhu tubuh. Selain itu, disediakan tempat cuci tangan di kawasan wisata,” katanya.
BACA JUGA: Berkat Lemparan Tali Tambang, Gadis 19 Tahun Ini Selamat dari Banjir
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti. Menurut dia, selama uji coba, jumlah kunjungan dibatasi hanya separuh dari kapasitas normal. “Pembatasan agar bisa untuk jaga jarak sehingga tidak terjadi kerumunan,” katanya.
Asti menuturkan selama uji coba jawatannya menetapkan satu hari libur untuk kegiatan bersih-bersih dan juga upaya sterilisasi. “Libur setiap Jumat. Tapi Jumat [12/2] objek wisata tetap buka karena bertetapan dengan libur imlek. Didalam edaran perpanjangan uji coba sudah dijelaskan apabila Jumat bertepatan dengan libur nasional, maka destinasi wisata tetap buka,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia dengan mesin V8 twin-turbo dan teknologi elektrifikasi yang menghasilkan tenaga hingga 920 PS.
KAI Daop 6 Jogja menegaskan pelaku pelecehan seksual dapat masuk blacklist dan dilarang menggunakan kereta api hingga 20 tahun.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Kanwil Ditjen) Imigrasi DIY memperkuat edukasi kepada masyarakat untuk mencegah tindak pidana perdagangan orang
MR alias Bos Gendut, buronan kasus 98 kg sabu, ditangkap BNN di salon kecantikan Mangga Besar. Aset Rp39,5 miliar turut disita.
UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center merupakan pusat inovasi AI yang dibangun oleh Indosat Ooredoo Hutchison bersama NVIDIA dengan UGM sebagai mitra akademik