Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Suasana Malioboro yang ditutup untuk kendaraan bermotor setelah pukul 19.00 WIB pada masa PTKM, Sabtu (23/1/2021). /Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA--Libur Imlek yang disambung akhir pekan kali ini berlangsung pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), termasuk di DIY. Berdasarkan hasil patroli Satpol PP DIY pada 11-14 Februari, tercatat setidaknya terjadi 3.489 pelanggaran PPKM.
Kepala Satpol PP DIY< Noviar Rahmad, menjelaskan pelanggaran didominasi dengan penerapan protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, sebanyak 1.555 pelanggar. “terbanyak kedua pelanggaran jam operasional sebanyak 1.274 tempat usaha,” katanya, Senin (15/2/2021).
BACA JUGA: LPSK Persilakan Dino Patti Djalal Ajukan Perlindungan Hukum
Pelanggaran terbanyak lainnya yakni pembatasan kapasitas sebanyak 608 pelaku usaha dan work from office 50% sebanyak 79 kantor. Pada periode yang sama, pihaknya memberikan sanksi meliputi 1.311 teguran lisan, 682 surat peringatan, 120 penutupan sementara, 1.142 sanksi sosial dan 234 pengamanan KTP.
Pada libur Imlek dan akhir pekan tersebut Satpol PP DIY juga masih menemukan adanya kerumunan yang didominasi oleh tempat makan. “Tanggal 14 ada 18 pelanggaran kerumunan, kebanyakan di rumah makan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
SIMAK RISKI dikembangkan Pemkot Jogja untuk mengintegrasikan manajemen risiko dengan SAKIP dan mencegah target kinerja terganggu.
Luhut menyebut 50 juta masyarakat miskin desil 1–5 akan menerima bansos digital. Penyaluran ditargetkan mulai 2027 secara cashless.
Kejati DIY menetapkan ABW sebagai tersangka dugaan korupsi kelonggaran tarik pinjaman senilai sekitar Rp1,66 miliar di Wonosari.
KPK memeriksa empat saksi kasus dugaan gratifikasi Rp20,7 miliar yang menjerat mantan Kepala Kanwil DJP Jakarta Khusus Muhammad Haniv.
Minyak jelantah dari MBG, KDMP, rumah tangga hingga restoran dijajaki Pertamina sebagai bahan baku bahan bakar pesawat ramah lingkungan.