RSPS Bantul Soroti Masalah Rujukan BPJS, Ini Kendala Sering Dikeluhkan
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Sejumlah armada pengangkut sampah lalu lalang di sekitar TPST Piyungan, Rabu (23/12/2020)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja akan lebih memaksimalkan keberadaan bank sampah tahun ini untuk mengurangi sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan. TPST Piyungan kerap kali ditutup karena persoalan kelebihan kapasitas.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jogja Ahmad Haryoko mengatakan kebijakan paling rasional untuk mengurangi sampah yang dibuang ke TPST Piyungan hanya dengan memanfaatkan keberadaan bank sampah dan bekerja sama dengan pengelola samah mandiri, serta edukasi melalui sekolah Adiwiyata.
BACA JUGA: KPK Geledah Kantor Disdikpora DIY Terkait Dugaan Korupsi Mandala Krida
Menurut dia, Pemkot Jogja tidak bisa mengendalikan TPST Piyungan. Bahkan ketika TPST Piyungan ditutup sementara, Pemkot juga tidak bisa berbuat banyak. “Kami akan mengurangi volume sampah melalui bank sampah untuk mengantisipasi tutupnya TPST Piyungan 2021,” kata Haryoko, saat dihubungi Kamis (18/2).
Volume sampah di Jogja yang dibuang ke TPST Piyungan ada sekitar 260 ton, didominasi sampah organik sekitar 60% dan nonorganik sekitar 40%. Adapun keberadaan tempat pembuangan sampah (TPS) sementara di Jogja ada sekitar 112. Jogja juga punya tujuh depo sampah.
Saat ini sudah ada sekitar 481 bank sampah di Jogja. Dari jumlah tersebut sebanyak 80% masih aktif minimal sepekan sekali ada penimbangan sampah dari nasabah sampah. Sementara 20% kurang aktif karena kegiatannya hanya sekitar sebulan sekali.
Bank sampah tersebut berada di hampir setiap RW dari total 630 RW. DLH belum mau menambah bank sampah lagi dan hanya memaksimalkan bank sampah yang sudah ada.
BACA JUGA: Pesta Narkoba Bersama Belasan Anggota, Kapolsek Astanaanyar Ditangkap
Selain bank sampah, DLH juga memiliki tiga TPS 3R rintisan atau Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (mengurangi – menggunakan – daur ulang), salah satunya ada di wilayah Nitikan, Sorosutan. Dengan adanya bank sampah dan TPS 3R diharapkan sampah yang dibuang ke TPST Piyungan adalah benar-benar residu yang tidak bisa dimanfaatkan kembali.
TPS 3R tersebut juga memiliki tempat pembuatan kompos untuk pupuk. Haryoko mengaku bank sampah hanya mampu mengurangi sekitar 2% tetapi cukup membantu mengurangi sampah yang dibuang ke TPST Piyungan.
“Yang lebih banyak mengurangi sampah justru pemulung, mencapai sekitar 15%-an,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Pameran Nasirun digelar di Galeri Nasional Indonesia hingga 11 Oktober 2026, sekaligus menjadi pameran terakhir sebelum revitalisasi.
Australia merebut gelar putra dan putri AVC Beach Volleyball 2026 di Shangluo serta mengamankan dua kuota Olimpiade LA28.
Mario Aji gagal ke Q2 dan dipastikan start posisi 22 di Moto2 San Marino 2026. Senna Agius tercepat di Q2 dengan 1 menit 33,718 detik.
Waspadai pinjol ilegal dan spam. Simak 3 cara blokir nomor HP tak dikenal di Android, iPhone, dan GetContact. Lindungi saldo rekening Anda
Raharjati Nursamsa dan Rajiah Sallsabillah meraih emas mixed relay WCS Guiyang 2026 dengan catatan waktu 11,35 detik.