Hanya Satu Calon, Pendaftaran Pilur di Gunungkidul Akan Diperpanjang
Pemkab Gunungkidul memastikan pendaftaran bakal calon lurah akan diperpanjang jika hanya ada satu pendaftar. Sejumlah kalurahan masih menunggu tambahan calon hi
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, TANJUNGSARI–Belum genap tiga bulan, angka bunuh diri di Kabupaten Gunungkidul mencapai sepuluh kasus. Kejadian ini didominasi gantung diri dengan gantung, sedangkan satu kasus lainnya pelaku bunuh diri dengan menenggak obat pembasmi serangga.
Data dari Polres Gunungkidul, kasus bunuh diri pertama terjadi pada 6 Januari lalu di Kapanewon Tepus. Sedangkan kasus terbaru bunuh diri terjadi pada Sabtu (13/3/2021) di Kapanewon Tanjungsari. Total sudah ada sepuluh kasus bunuh diri yang terjadi d Bumi Handayani.
BACA JUGA : Kasus Bunuh Diri di Gunungkidul Turun
Berdasarkan data tersebut, pelaku kebanyakan perempuan karena ada tujuh kasus. Sedangkan tiga pelaku lainya adalah laki-laki. Untuk sebaran kasus, Kapanewon Tanjungsari ada dua kasus. Sedangkan sisanya tersebar di Kapanewon Tepus, Purwosari, Gedangsari, Saptosari, Semin, Wonosari, Paliyan dan Nglipar.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, kasus bunuh diri harus menjadi perhatian bersama karena masih terjadi di masyarakat. Hingga sekarang sudah ada sepuluh peristiwa dan didominasi dengan gantung diri.
“Gantung diri ada sembilan kasus dan satunya dilakukan dengan menenggak obat pembasmi serangga,” kata Suryanto kepada wartawan, Minggu (14/3/2021).
Menurut dia, bunuh diri dengan meminum obat pembasmi serangkan merupakan kasus terbaru. Kasus ini terjadi di Kapanewon Tanjungsari dengan pelaku Rejo Utomo,75. Pelaku sempat dicari kelurga, namun saat ditemukan di ladang dalam kondisi meninggal dunia. Dibagian mulut berbusa dan terdapat bubuk furadan yang basa digunakan untuk obat pembasmi serangga.
BACA JUGA : Kasus Bunuh Diri diyakini Mistis, Warga Gunungkidul Perlu
“Sudah diperiksa dan tidak ada tanda-tanda kekerasan. Kasus bunuh diri ini diperkuat adanya batok kelapa yang berisi air campur dengan furadan yang tak jauh dari lokasi penemuan jasad pelaku,” katanya.
Suryanto mengatakan, rata-rata penyebab pelaku nekat mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri karena depresi. Mayoritas depresi terjadi karena mengalami sakit menahun yang tak kunjung sembuh.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Gunungkidul, Ari Siswanto mengaku prihatin dengan kasus bunuh diri yang masih sering terjadi. Menurut dia, permasalahan ini harus jadi perhatian bersama sehingga upaya pencegahan dapat lebih dimaksimalkan.
“Semua komponen harus bahu membahu untuk menanggulangi mulai dari pemkab, tokoh agama, tokoh masyarakat. Jangan hanya diserahkan ke satu pihak saja karena pasti hasilnya tidak akan maksimal,” kata Ari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memastikan pendaftaran bakal calon lurah akan diperpanjang jika hanya ada satu pendaftar. Sejumlah kalurahan masih menunggu tambahan calon hi
Paolo Maldini dan Leonardo mundur dari FIGC 16 hari setelah ditunjuk, akibat gagal menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih timnas Italia.
Harga emas Antam di Pegadaian naik Rp10.000 per gram pada Selasa 28 Juli 2026. Emas 1 gram kini dijual Rp2.727.000 dengan buyback Rp2.426.000.
Thom Haye tampil gemilang dengan tiga assist saat Timnas Indonesia mengalahkan Kamboja 5-1 pada laga perdana Piala AFF 2026. Ia kini memimpin daftar top assist
China perketat ekspor teknologi AI dan semikonduktor, ikuti langkah AS. Kebijakan ini berpotensi mempengaruhi rantai pasok dan harga gadget di Indonesia
JLR mengonfirmasi Land Rover Discovery Sport akan berhenti diproduksi pada Desember 2026 setelah 11 tahun beredar. Regulasi baru Uni Eropa dan penurunan penjual